Jakarta – Karim Benzema menegaskan tidak ingin memperpanjang polemik terkait tawaran kontrak yang dianggapnya janggal dari klub lamanya, Al Ittihad. Ia memilih fokus penuh pada performanya bersama klub barunya, Al Hilal.
Benzema Langsung Bersinar di Al Hilal
Kepindahan Benzema ke Al Hilal pada bursa transfer musim dingin Januari 2026 disambut dengan performa gemilang. Ia langsung mencetak hat-trick dalam kemenangan telak Al Hilal atas Al Okhdood dengan skor 6-0.
Tawaran Kontrak Aneh dari Al Ittihad
Menanggapi pertanyaan mengenai tawaran perpanjangan kontrak yang tidak biasa dari Al Ittihad, Benzema enggan memberikan komentar panjang lebar. “Saya tidak mau menjawab, tanyakan saja kepada rekan-rekan saya di sana,” ujar Benzema singkat, seperti dikutip dari Marca.
Sebelumnya, Al Ittihad dikabarkan menawarkan perpanjangan kontrak kepada Benzema yang akan habis di akhir musim. Tawaran tersebut terbilang unik karena tidak menyertakan gaji, namun memberikan hak citra (image rights) 100 persen kepada pemain.
Hak citra dalam sepak bola merujuk pada hak hukum pemain atas penggunaan nama, wajah, tanda tangan, dan citra diri mereka untuk tujuan komersial. Ini menjadi sumber pendapatan terpisah dari gaji pokok, di mana klub atau sponsor membayar pemain untuk menggunakan identitas mereka dalam iklan, produk, atau promosi.
Nilai hak citra Benzema di Al Ittihad ditaksir mencapai puluhan juta Euro. Namun, tawaran tersebut diduga membuat Benzema merasa tidak dihargai.
Fokus pada Perburuan Gelar
Benzema memilih untuk tidak lagi membahas Al Ittihad. Striker berusia 38 tahun itu kini memusatkan seluruh perhatiannya untuk membawa Al Hilal meraih gelar juara. Saat ini, Al Hilal memimpin klasemen Saudi Pro League dengan 50 poin dari 20 pertandingan, hanya unggul satu poin dari Al Nassr yang berada di posisi kedua dengan 49 poin.






