London – Pertandingan babak keempat Piala FA antara Hull City melawan Chelsea pada Sabtu (14/2/2026) di MKM Stadium akan menjadi momen emosional bagi manajer Chelsea, Liam Rosenior. Ia akan kembali ke klub yang memiliki ikatan emosional mendalam dalam kariernya, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Kembali ke Akar
Bagi Rosenior, Hull City bukan sekadar klub yang pernah dibelanya. Ia juga memulai karier sebagai manajer tetap di klub berjuluk The Tigers tersebut. Rosenior pernah berseragam Hull City pada periode 2010 hingga 2015. Setelah gantung sepatu, ia kembali ke klub tersebut untuk menukangi tim utama pada tahun 2022 hingga 2024.
Kepindahannya ke Prancis untuk melatih Strasbourg menjadi babak baru sebelum akhirnya ia dipercaya menukangi Chelsea sejak Januari lalu. Kembalinya Rosenior ke markas Hull City kali ini tentu menyimpan banyak kenangan.
Ungkapan Terima Kasih
Rosenior mengungkapkan rasa senangnya dapat kembali ke Hull. Ia menyimpan banyak memori indah bersama klub tersebut dan tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pemilik Hull, Acun Ilicali, yang telah memberinya kesempatan berharga untuk mengembangkan karier kepelatihannya.
“Saya telah mendapatkan banyak pengalaman hebat sejak saat itu, pergi ke Strasbourg, pergi ke Prancis. Saya pikir jika Anda stagnan sebagai pemain atau sebagai pelatih, maka ada sesuatu yang salah dari pengalaman yang Anda dapatkan,” ujar Rosenior, mengutip dari situs resmi Chelsea.
Ia menambahkan, “Jadi saya jelas merupakan pelatih yang lebih baik daripada dua tahun yang lalu dan mudah-mudahan saya akan menjadi pelatih yang lebih baik dalam dua tahun mendatang.”
Rosenior juga menekankan pentingnya peran Hull dalam perjalanannya. “Saya telah mendapatkan banyak pengalaman berbeda, mempelajari berbagai cara, tetapi jika bukan karena Hull, dan [pemilik Hull] Acun [Ilicali] khususnya, yang memberi saya kesempatan itu, yang sangat saya syukuri, saya tidak akan berada dalam situasi saya sekarang,” jelasnya.
(Video terkait: Rosenior: Arsenal Bukan Tim ‘Set Piece FC’!)






