Perseteruan mengenai warisan almarhumah Lina Jubaedah kembali memanas. Pihak Teddy Pardiyana disebut kembali mendorong penetapan ahli waris atas aset-aset mendiang. Menanggapi hal tersebut, ayah Rizky Febian, Sule, mengonfirmasi bahwa tim kuasa hukum tengah mengatur jadwal pertemuan mediasi. Rizky Febian sendiri dilaporkan siap untuk bertemu langsung dengan Teddy Pardiyana demi menyelesaikan polemik yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Mediasi Langsung untuk Polemik Warisan
Sule menjelaskan bahwa proses mediasi ini sedang diurus oleh pengacara. “Itu sudah diurus sama pengacara. Nanti akan ada mediasi, sama Iky lagi mengatur waktu,” ujar Sule saat ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/2/2026).
Meskipun niat pertemuan sudah ada, Sule mengungkapkan bahwa Rizky Febian belum bisa segera bertemu karena kesibukan sebagai penyanyi. “Ada (komunikasi). Cuma Iky saat ini masih sibuk. Ya tunggu saja nanti. Kan ini juga ada mediasi dulu. Mediasi dulu, nanti bagaimana ngobrol. Hakim tuh kan tidak tahu perjalanan history-nya seperti apa,” tutur Sule.
Fokus Mediasi: Ahli Waris dan Aset Rizky Febian
Dalam mediasi tersebut, poin utama yang akan dibahas tidak hanya sebatas status ahli waris untuk Bintang, anak Teddy Pardiyana. Pembahasan juga akan mencakup kejelasan aset milik Rizky Febian senilai Rp 5 miliar yang diduga masih tertahan.
“Yang jadi urusan itu adalah uang Iky. Nah, itu nanti terserah Iky. Apakah Iky pasti akan mau mengambil haknya dong, uang 5 miliar itu? Kalau uang itu nggak ada, ya tergantung dari Iky. Apakah itu masuknya penggelapan uang? Bisa dilaporkan,” tegasnya.
Sule Berperan sebagai Jembatan Komunikasi
Sule menegaskan bahwa perannya dalam polemik ini adalah sebagai jembatan komunikasi bagi anak-anaknya. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai langkah selanjutnya kepada Rizky Febian dan tim kuasa hukumnya. Hal ini termasuk kemungkinan untuk melaporkan balik jika mediasi tidak mencapai titik temu.
“Yang berhak (menentukan langkah selanjutnya) itu adalah Iky. Jadi nanti tunggu. Saya cuman mewakili anak-anak saja berbicara di media,” pungkasnya.






