Sepakbola

Rodri Didakwa FA Usai Pertanyakan Netralitas Wasit Tottenham, Terancam Sanksi

Advertisement

Gelandang Manchester City, Rodri, menghadapi dakwaan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyusul komentarnya mengenai netralitas wasit setelah pertandingan melawan Tottenham Hotspur pada 1 Februari lalu. Tindakan ini berpotensi membuatnya dijatuhi hukuman larangan bermain.

Kritik Terhadap Keputusan Wasit

Dalam laga yang berakhir imbang 2-2 di London tersebut, Rodri secara terbuka mengkritik keputusan wasit Rob Jones yang mengesahkan gol pembuka Tottenham yang dicetak oleh Dominic Solanke. Rodri menilai Solanke telah melakukan pelanggaran terhadap Marc Guehi sebelum mencetak gol.

Meskipun wasit Rob Jones menganggap insiden antara Solanke dan Guehi sebagai hal yang wajar dalam dinamika pertandingan, keputusan tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam bagi manajer City, Pep Guardiola, serta para pemainnya, termasuk Rodri.

Kekecewaan dan Frustrasi Rodri

Rodri mengungkapkan rasa frustrasinya kepada media Australia, Stan Sport, usai pertandingan. “Saya tahu kami sudah terlalu sering menang dan orang-orang tidak ingin kami menang, tetapi wasit harus netral dan jujur saja, bagi saya ini tidak adil,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Ini tidak adil karena kami bekerja sangat keras dalam situasi seperti ini dan sekarang harus menerima keputusan-keputusan semacam ini, kami harus melupakannya.”

Advertisement

Lebih lanjut, Rodri menekankan pentingnya detail dalam pertandingan. “Tentu saja kami perlu bangkit kembali, tetapi pada akhirnya, ketika semuanya selesai, kami frustrasi karena pelanggarannya sangat jelas. Dia (Solanke) menendang kaki (Guehi) dan tentu saja dengan dorongan pada bola, bola akan masuk (gawang). Kita harus memperhatikan hal-hal kecil ini, jika tidak, akan sulit bagi semua orang karena liga ini jadi seperti ini – ini tentang detail kecil dan semuanya penting, jadi saya pikir hari ini adalah hari yang sangat sulit bagi kami dalam hal ini.”

Proses Hukum dan Potensi Hukuman

FA mendakwa Rodri melanggar aturan 3.1, yang menyatakan bahwa seorang pemain bertindak dengan “cara yang tidak pantas” jika membuat komentar yang “menyiratkan bias dan/atau mempertanyakan integritas seorang petugas pertandingan”. Laporan mengenai dakwaan ini disampaikan oleh BBC dan The Athletic.

Rodri diberikan waktu hingga 18 Februari untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut. Berdasarkan preseden kasus serupa di masa lalu, individu yang mempertanyakan keputusan wasit seringkali dijatuhi sanksi larangan bermain. Metro UK mencatat bahwa sejumlah manajer, termasuk Jurgen Klopp, Jose Mourinho, Arsene Wenger, dan Nuno Espirito Santo, pernah menerima hukuman larangan bertanding selama satu hingga tiga laga akibat kasus serupa, meskipun mereka berstatus sebagai manajer tim.

Advertisement