Kasus pencurian di kediaman pemain klub sepak bola ternama, Barcelona, kembali terjadi. Kali ini, dua pemain muda, Juan Garcia dan Pau Cubarsi, menjadi korban perampokan di rumah mereka masing-masing. Insiden ini menambah daftar panjang pemain Barcelona yang rumahnya dibobol maling dalam beberapa tahun terakhir.
Detail Perampokan
Menurut laporan dari Sport, perampokan di rumah kiper Joan Garcia terjadi pada 10 Januari 2026. Saat itu, Garcia sedang berada di Arab Saudi untuk mengikuti ajang Piala Super Spanyol. Selang beberapa waktu, pada 30 Desember 2025, rumah bek Pau Cubarsi juga menjadi sasaran pencurian ketika ia sedang menjalani sesi latihan bersama tim.
Pihak Kepolisian Catalonia melalui Departemen Investigasi Kriminal kini tengah menangani kedua kasus tersebut. Total kerugian dari kedua perampokan ini diperkirakan mencapai 6.000 euro. Dari rumah Garcia, para pelaku berhasil membawa kabur perhiasan, sementara dari rumah Cubarsi, sebuah jam tangan mewah dilaporkan hilang.
Pola Berulang Pencurian
Kasus rumah pemain Barcelona kemalingan bukanlah hal baru. Jauh sebelum insiden yang menimpa Garcia dan Cubarsi, beberapa pemain lain juga pernah mengalami hal serupa. Kevin-Prince Boateng menjadi salah satu korban pada tahun 2019 saat ia masih memperkuat Barcelona. Selain itu, pemain seperti Coutinho, Gerard Pique, hingga Ansu Fati juga pernah merasakan pengalaman pahit ini.
Dugaan kuat mengarah pada adanya komplotan maling yang secara spesifik membidik rumah para pemain Barcelona. Laporan mengindikasikan adanya pola-pola tertentu yang terus berulang dalam setiap aksi pencurian, menunjukkan adanya perencanaan yang matang dari para pelaku.
Untuk melihat momen kemenangan Barcelona di Piala Super Spanyol, Anda dapat menyaksikan video berikut: Barcelona Juara Piala Super Spanyol Usai Menang 3-2 atas Real Madrid.






