Pengadilan Agama Jakarta Selatan secara resmi telah menetapkan Ajie Darmaji sebagai wali sah bagi ketiga anak mendiang komedian Mpok Alpa. Keputusan ini memberikan Ajie Darmaji wewenang penuh atas urusan hukum anak-anaknya yang masih di bawah umur.
Anak pertama Mpok Alpa, Sherly, tidak termasuk dalam daftar perwalian karena dianggap telah cukup umur. Sherly akan berstatus sebagai ahli waris.
Ajie Darmaji Bantah Jual Aset Warisan
Menanggapi berbagai pemberitaan yang menyebutkan dirinya akan menjual aset peninggalan Mpok Alpa, Ajie Darmaji dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh aset dijaga dengan baik sejak awal pernikahan.
“Sejauh ini alhamdulillah ya nggak ada yang bergerak satupun yang kita punya. Bahkan kita jaga. Dari saat saya berumah tangga sama almarhum, sampai almarhum nggak ada, semuanya kita jaga. Jadi nggak ada satupun yang bergerak,” ujar Ajie Darmaji saat ditemui di Cinere, Depok, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).
Ajie menegaskan bahwa seluruh harta yang ada sejak awal memang diperuntukkan bagi anak-anaknya, bukan untuk kepentingan pribadi.
“Saya pikir semuanya ini buat anak. Semuanya sudah buat anak. Jadi nggak ada yang buat siapa-siapa. Semuanya saya larikan ke anak semua,” tegasnya.
Keluarga Mpok Alpa Respons Positif
Terkait respons keluarga besar almarhumah Mpok Alpa atas putusan pengadilan, Ajie memastikan tidak ada masalah maupun penolakan. Ia menyebut hubungan keluarga tetap baik.
“Nggak ada respons apa-apa ya. Masih respons baik semua. Karena kan tujuannya baik. Toh juga kan memang kita yang punya ya, saat kita berumah tangga dari 2010 sampai 2025 almarhum meninggal, kita dari nol,” jelasnya.
Ajie menilai kabar miring yang beredar hanya terjadi di luar lingkup keluarga.
“Kalau buat berita-berita miring, itu cuma di luaran saja. Yang jelas kita di dalam baik-baik saja, nggak ada apa-apa,” sambung Ajie.
Hubungan dengan Anak Sambung Tetap Baik
Ajie juga memberikan klarifikasi mengenai kabar yang menyebutkan anak pertamanya, Sherly, sempat tidak ada kabar dan berkaitan dengan proses perwalian.
“Nggak jadi trigger ini. Namanya juga anak sudah puberty, sudah mulai tumbuh dewasa. Mungkin ada masalah pribadi, hati, pekerjaan, atau pelajaran. Tapi dia baik-baik saja, di rumah temannya,” ungkap Ajie.
Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan Sherly tetap baik dan tidak ada konflik seperti yang ramai diberitakan.
“Nggak ada masalah apa-apa, nggak ada sangkut pautnya dengan hubungan ini. Berita-berita miring di luar tuh sama sekali nggak kita alamin,” tegasnya.
Perasaan Lega Usai Proses Hukum Rampung
Ajie Darmaji mengaku merasa lega setelah seluruh proses hukum, baik perwalian maupun penetapan ahli waris, rampung.
“Merasa lega ya. Ketika nanti umur nggak ada yang tahu, kalau saya atau siapa pun dipanggil Allah lebih dulu, anak-anak sudah siap untuk menerima haknya masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan alasan utama mengurus seluruh proses hukum sejak dini adalah agar anak-anaknya siap menerima pembagian waris dan menghindari perselisihan di kemudian hari.
“Umur nggak ada yang tahu. Ketika nanti saya nggak ada, anak-anak sudah siap untuk nerima pembagiannya. Jadi jangan sampai ada ribut karena waris. Itu paling pantang,” katanya.
Ajie menutup dengan pesan tegas untuk anak-anaknya terkait harta warisan.
“Saya paling pantang ngajarin anak mikirin hal-hal berbau waris. Kalau memang ada ya nikmatin, kalau nggak ada ya kerja,” pungkas Ajie Darmaji.






