Manajer Liverpool, Arne Slot, menyambut antusias kedatangan rekrutan anyar, Jeremy Jacquet. Slot menilai transfer pemain muda tersebut merupakan bukti nyata kesiapan klub dalam mempersiapkan fondasi masa depan Liverpool.
Jacquet Jadi Rekrutan Termahal Kedua
Jeremy Jacquet didatangkan dari klub Prancis, Rennes, dengan mahar 55 juta paun, ditambah bonus 5 juta paun. Nilai transfer ini setara dengan Rp 1,3 triliun, menjadikannya pemain belakang termahal kedua dalam sejarah Liverpool, hanya kalah dari Virgil van Dijk.
Namun, transfer Jacquet tidak luput dari sorotan. Banyak pihak mempertanyakan keputusan klub mengucurkan dana besar untuk pemain berusia 20 tahun tersebut. Musim ini merupakan debut Jacquet di kompetisi tertinggi, Ligue 1. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengingat Liverpool tengah dilanda krisis bek tengah akibat cedera panjang Giovanni Leoni dan Joe Gomez.
Slot Tegaskan Fokus Jangka Panjang
Meskipun demikian, Arne Slot tidak terlalu memusingkan keraguan tersebut. Ia meyakini bahwa transfer Jacquet adalah langkah strategis klub untuk masa depan, terutama antisipasi jika Virgil van Dijk, yang selama ini menjadi tulang punggung pertahanan, memutuskan hengkang.
“Tentu puas sekali. Dia bertalenta tinggi dan mungkin lebih dari itu, tapi kita bicara soal talenta karena usianya,” ujar Slot seperti dilansir The Athletic.
Slot menambahkan, “Kedua, karena bukan cuma kami yang meminatinya. Ini lagi-lagi pujian untuk pihak-pihak yang sudah bekerja keras mendatangkan para pemain karena kami bisa memboyong talenta hebat sepertinya.”
Ia melanjutkan, “Ini jadi contoh lain dari cara kerja klub ini – kami menggaet pemain bertalenta yang kadang baru memulai kariernya atau sudah menanjak sedikit kariernya. Tapi selalu pemain muda itu bisa membuat tim ini lebih baik, tidak cuma jangka pendek tapi juga jangka panjang.”
“Kami mendatangkan banyak pemain seperti itu, dan seperti yang sudah saya sering katakan, masa kini dan masa depan klub, baik jangka menengah maupun panjang, ada di jalur yang benar,” pungkasnya.






