Manajer Liverpool, Arne Slot, secara tegas menyatakan bahwa kegagalan timnya menembus zona Liga Champions akan menjadikan musim ini sebagai musim yang tidak dapat diterima. Pernyataan ini muncul di tengah performa Liverpool yang sedang tidak stabil di Premier League.
Performa Menurun Pasca Pergantian Tahun
Sejak memasuki tahun 2025, Liverpool hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhirnya di Liga Inggris. Dua kekalahan dalam tiga laga teranyar, termasuk kekalahan dramatis 1-2 dari Manchester City, membuat The Reds tertahan di papan tengah klasemen.
Saat ini, Liverpool mengumpulkan 39 poin dan tertinggal lima poin dari Manchester United yang menempati posisi keempat. Dengan 13 pertandingan tersisa, Liverpool masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya, namun performa yang ditunjukkan belum meyakinkan.
Dampak Finansial Liga Champions
Arne Slot tidak menampik bahwa kualifikasi ke Liga Champions memiliki dampak finansial yang signifikan terhadap rencana belanja klub. Ia mengutip pengalamannya sendiri saat bergabung dengan klub.
“Ya, jika kami tidak berlaga di Liga Champions, maka jelas itu adalah musim yang tidak dapat diterima,” ujar Slot, mengutip dari Sky Sports.
“Di musim saya datang ke sini, kami hanya merekrut Federico Chiesa dan saat itu adalah setelah satu musim di Liga Europa. Jadi hal ini memang memiliki pengaruh yang sangat besar dalam bagaimana klub ini dijalankan, sehingga itu jelas.”
Slot menambahkan, “Saya sepenuhnya sadar dengan hal ini.”
Ujian Berikutnya
Upaya Liverpool untuk kembali ke jalur perebutan empat besar akan diuji dalam pertandingan tandang melawan Sunderland, tim yang saat ini berada di peringkat kesembilan klasemen, pada Kamis (12/2) dini hari WIB.






