Sepakbola

Arsenal Dituding ‘Buang-buang Waktu’ di Premier League, Strategi Sepak Pojok Jadi Sorotan

Advertisement

Arsenal menjadi sorotan tajam di Premier League musim 2025/2026 karena dianggap sebagai tim yang paling sering membuang-buang waktu. Strategi yang melibatkan penundaan permainan, terutama saat mengambil tendangan sudut, menuai sindiran dari tim lawan.

Strategi Sepak Pojok Arsenal Terekam Statistik

Data statistik dari Opta mencatat bahwa skuad asuhan Mikel Arteta ini membutuhkan waktu rata-rata 117 menit untuk memulai kembali permainan dari situasi tendangan sudut di Liga Inggris musim ini. Lebih lanjut, Arsenal memiliki rata-rata penundaan waktu 44 detik untuk mengeksekusi tendangan sudut, angka tertinggi di antara tim-tim Premier League lainnya.

Strategi yang terkesan ‘membuang-buang waktu’ ini tidak luput dari perhatian tim lawan. Wolverhampton Wanderers secara terang-terangan menyindir taktik Arsenal setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di Molineux Stadium pada Kamis (19/2/2026).

Sindiran Wolverhampton Wanderers

Wolverhampton Wanderers mengunggah sebuah video di platform TikTok dengan judul ‘Manajemen Permainan’. Video tersebut menampilkan kompilasi momen-momen ketika pemain Arsenal terlihat berlama-lama dalam mengambil tendangan sudut, mulai dari diskusi antar pemain hingga beberapa pemain yang dianggap mudah terjatuh akibat benturan.

Advertisement

Unggahan tersebut disertai dengan keterangan bernada humor dan emoji jenaka, yang semakin mempertegas sindiran mereka terhadap gaya bermain Arsenal. Pada akhirnya, Wolves berhasil menahan imbang The Gunners berkat gol Tom Edozie ke gawang David Raya, yang sekaligus menghindarkan tim tuan rumah dari kekalahan di kandang.

Hasil imbang ini berdampak pada posisi Arsenal di puncak klasemen. Meskipun masih memimpin dengan 58 poin, keunggulan mereka atas Manchester City yang berada di posisi kedua kini terpangkas menjadi 5 angka, dengan City masih memiliki satu tabungan pertandingan.

Video terkait: Arsenal Menutup 2025 dengan Cara yang Apik

Advertisement