Erling Haaland akhirnya mengakhiri tren negatifnya dengan mencetak gol dari open play saat Manchester City meraih kemenangan 3-0 atas Fulham dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB. Gol ini menjadi yang pertama bagi Haaland dari skema permainan terbuka di tahun 2026.
Gol Pembuka di 2026
Pemain asal Norwegia itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-75, menggenapi kemenangan The Citizens setelah gol-gol sebelumnya dicetak oleh pemain lain. Haaland berhasil menaklukkan kiper Fulham dengan tembakan mendatar dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan matang dari Phil Foden.
Gol tersebut menjadi penanda penting bagi Haaland, mengakhiri rentetan delapan pertandingan Premier League di mana ia gagal mencetak gol dari skema open play. Catatan ini merupakan laju terburuk dalam kariernya. Terakhir kali Haaland mencetak gol bukan dari titik putih adalah pada 20 Desember, saat ia membukukan dua gol ke gawang West Ham United.
Guardiola: Pencegahan, Bukan Cedera Serius
Dalam pertandingan melawan Fulham, Haaland hanya bermain selama satu babak. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa keputusan menarik keluar sang striker murni sebagai langkah pencegahan.
“Dia (Haaland) ada masalah kecil. Tidak pernah ragu soal top skor. Musimnya begitu panjang,” ujar Guardiola seperti dilansir BBC, mengindikasikan bahwa kondisi Haaland tidak mengkhawatirkan.
Statistik dan Posisi Puncak Top Skor
Meski sempat mengalami paceklik gol dari open play, Erling Haaland masih kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak Premier League dengan total 22 gol. Dari jumlah tersebut, tiga gol di antaranya dicetak melalui eksekusi penalti.






