Liverpool akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Sunderland dalam lanjutan Liga Inggris. Tim berjuluk The Black Cats itu tercatat belum pernah merasakan kekalahan di kandang sendiri musim ini, menjadi satu-satunya tim dengan rekor kandang sempurna.
Rekor Kandang Sempurna Sunderland
Hingga pekan ke-12, Sunderland telah memainkan 12 pertandingan di kandang dengan rincian tujuh kemenangan dan lima hasil imbang. Catatan impresif ini menjadikan mereka tim yang paling sulit ditaklukkan di kandang sendiri di Liga Inggris musim ini. Produktivitas gol mereka juga patut diperhitungkan, dengan 21 gol tercipta dan hanya sembilan kali kebobolan.
Kemenangan diraih Sunderland saat menjamu tim-tim seperti Burnley, Crystal Palace, Newcastle United, Bournemouth, Wolverhampton Wanderers, Brentford, dan West Ham United. Sementara itu, mereka berhasil menahan imbang tim-tim kuat seperti Manchester City, Leeds United, Arsenal, Everton, dan Aston Villa.
Modal Berharga Jelang Laga Kontra Liverpool
Pada pertandingan kandang terakhirnya, Sunderland sukses meraih kemenangan telak 3-0 atas Burnley. Gol-gol dicetak oleh Chemsdine Talbi, Habib Diarra, dan gol bunuh diri dari Axel Tuanzebe. Hasil positif ini menjadi modal berharga bagi Sunderland untuk menghadapi Liverpool di Stadium of Light pada Kamis (12/2/2026) dini hari WIB.
Keyakinan Regis Le Bris
Pelatih Sunderland, Regis Le Bris, menekankan pentingnya keyakinan penuh bagi para pemainnya untuk meraih tiga poin dalam laga nanti. Ia mengakui kekuatan Liverpool yang luar biasa, namun tetap mendorong timnya untuk tampil berani dan ambisius.
“Ini merupakan satu lagi kesempatan bagus untuk meraih tiga poin. Kami tahu level lawan sangat tinggi. Penting bagi kami untuk berani dan ambisius, serta memanfaatkan energi dari para pendukung untuk menciptakan dan menjaga momentum,” ujar Le Bris di situs resmi klub.
Le Bris menambahkan, “Sejauh ini, kami bermain sangat baik di kandang, tetapi tantangan berikutnya selalu menjadi yang tersulit. Liverpool sangat hebat dan akan tampil sangat kuat.”
Meskipun demikian, sang pelatih yakin timnya telah membangun fondasi yang kokoh. “Kami tahu bahwa kami telah membangun fondasi yang kokoh, tetapi ini selalu menjadi awal yang baru. Bangkit dari pertandingan terakhir akan menjadi tantangan yang berat, namun kami akan siap,” tutupnya.






