Inter Milan menunjukkan performa superior dengan membantai Sassuolo 5-0 dalam lanjutan Serie A. Media-media Italia sepakat menilai tim asuhan Simone Inzaghi kini berada di level yang berbeda berkat dominasi mereka.
Dominasi Nerazzurri Terasa Sejak Awal
Pertandingan di Mapei Stadium praktis dikuasai oleh Inter Milan. Tim tamu memegang kendali penuh atas tuan rumah, yang harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-54 setelah salah satu pemainnya menerima kartu merah. Inter unggul telak dalam penguasaan bola, mencatatkan 62 persen berbanding 38 persen, dan melepaskan 11 tembakan tepat sasaran.
Federico Dimarco menjadi bintang lapangan dengan mencatatkan hat-trick assist, sementara Lautaro Martinez kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol. Dominasi Inter ini menjadi sorotan utama media olahraga Italia.
| Statistik | Sassuolo | Inter Milan |
| Penguasaan Bola | 37,9% | 62,1% |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 11 |
| Percobaan Tembakan | 7 | 23 |
| Pelanggaran | 6 | 10 |
| Kartu Kuning | 1 | 1 |
| Kartu Merah | 1 | 0 |
| Tendangan Sudut | 5 | 6 |
| Penyelamatan Kiper | 4 | 1 |
Media Italia: ‘Inter, Liga yang Berbeda’
Sky Sport Italia dalam ulasannya memberikan tajuk “Inter, un campionato a parte” yang berarti “Inter, Liga yang Berbeda” untuk menggambarkan superioritas tim yang kini memimpin klasemen dengan keunggulan 8 poin. Performa skuad asuhan Simone Inzaghi dinilai sangat matang secara taktik.
La Gazzetta dello Sport menyoroti lini belakang Sassuolo, yang dikomandoi oleh bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. Media tersebut menggarisbawahi bagaimana koordinasi pertahanan Sassuolo runtuh di babak kedua akibat gempuran tanpa henti dari lini sayap Inter Milan.
Foto: Getty Images/Gabriele Maltinti
Jay Idzes Dapat Rating 4,5
Media lokal SassuoloNews.net memberikan penilaian kepada para pemain Sassuolo, khususnya lini belakang yang menjadi sasaran bombardir Inter. Kiper Arijanet Muric mendapat nilai terendah, 3, karena antisipasi dan keputusannya yang dianggap menjadi biang keladi setidaknya tiga gol.
Bek kiri Josh Doig mendapat nilai yang paling lumayan di antara rekan-rekannya di lini belakang, terutama dalam usahanya merancang serangan balik dan keluar dari tekanan. Jay Idzes sendiri mendapat nilai 4,5, sama seperti ketiga bek Sassuolo lainnya. Ia dianggap sudah berusaha menjaga benteng pertahanan selama mungkin, namun akhirnya terjebak dalam kekacauan umum di lini belakang timnya.
Chivu Puji Perkembangan Tim
Kemenangan atas Sassuolo ini melanjutkan tren impresif Inter Milan di laga tandang, mencatatkan delapan kemenangan beruntun di kandang lawan. Hasil ini memastikan tim tetap nyaman di puncak klasemen dengan 58 poin.
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, memuji perkembangan timnya. “Kemenangan malam ini menunjukkan seberapa besar kami berkembang. Kami memahami situasi pertandingan, mampu meredam intensitas serta permainan langsung lawan, tetapi tetap bertahan di dalam permainan dan menyerang di momen yang tepat,” ujar Inzaghi di situs resmi Inter Milan.
“Kami tampil klinis dan efisien. Itu menunjukkan perkembangan kami. Tim ini semakin matang dalam beradaptasi dengan alur pertandingan,” tambahnya.






