Sepakbola

Michael Carrick: Nazar Fans Potong Rambut Bukan Motivasi Utama MU Raih Kemenangan Beruntun

Advertisement

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menepis anggapan bahwa nazar seorang penggemar untuk memotong rambut menjadi motivasi utama timnya meraih kemenangan beruntun. Frank Ilett, seorang fan Setan Merah, telah menahan diri untuk tidak memotong rambutnya selama lebih dari setahun sebagai bentuk nazar. Ia berjanji tidak akan memangkas rambutnya sampai Manchester United mampu memetik lima kemenangan berturut-turut.

Penantian Panjang Sang Penggemar

Ilett telah menjalani penantian selama 16 bulan tanpa memotong rambut. Kesempatan untuk mengakhiri penantian panjangnya ini bisa terwujud dini hari nanti, mengingat Manchester United saat ini telah mengumpulkan empat kemenangan beruntun. Tim asuhan Carrick sebelumnya berhasil mengalahkan Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham Hotspur.

Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan Manchester United dengan West Ham United di London Olympic Stadium pada Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Jika MU berhasil meraih kemenangan kelima mereka secara beruntun melawan The Hammers, Ilett akhirnya dapat memenuhi janjinya untuk memotong rambut.

Carrick: Nazar Penggemar Tidak Pengaruhi Profesionalisme Tim

Meskipun menyadari adanya nazar yang diucapkan oleh Frank Ilett, Michael Carrick menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan dijadikan sebagai motivasi utama bagi para pemainnya di ruang ganti. Carrick menyatakan bahwa meskipun ia mengetahui tentang nazar tersebut, hal itu tidak akan menjadi bagian dari diskusi tim dari sudut pandang profesional.

Advertisement

“Saya menyadarinya. Jika ada pihak yang memberi tahu saya, itu adalah anak-anak saya, tetapi hal tersebut tidak akan masuk ke dalam pembicaraan tim dari tingkat profesional. Meski begitu, saya tentu bisa memahami apa yang sedang terjadi,” ujar Carrick seperti dikutip dari Sky Sports.

Carrick menambahkan bahwa meskipun nazar tersebut membuatnya tersenyum, ia tidak melihatnya akan memberikan dampak signifikan terhadap performa tim di lapangan. “Hal itu memang membuat saya tersenyum, tetapi pada akhirnya hal tersebut tidak akan memberikan dampak apapun,” pungkasnya.

Advertisement