Sepakbola

Mikel Arteta Ungkap Kesedihan atas Pemecatan Thomas Frank dari Tottenham Hotspur

Advertisement

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan kesedihannya atas pemecatan Thomas Frank dari Tottenham Hotspur. Keputusan ini diambil menyusul kekalahan tim berjuluk The Lilywhites tersebut dari Newcastle United dengan skor 1-2 pada Rabu (11/2/2026) sore WIB.

Frank Dipecat Setelah 8 Laga Tanpa Kemenangan

Kabar pemecatan Thomas Frank diumumkan melalui akun media sosial resmi Tottenham Hotspur. Juru taktik asal Denmark ini harus kehilangan jabatannya setelah timnya gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan beruntun di Premier League. Kekalahan terbaru dari Newcastle menjadi puncak kekecewaan, mengakhiri rentetan hasil minor yang dimulai sejak kemenangan terakhir atas Crystal Palace pada 28 Desember 2025.

Mikel Arteta, yang merupakan rekan sesama pelatih di liga, menyampaikan rasa simpatinya. “Tentu saja ini berita yang sangat menyedihkan ketika Anda kehilangan seorang kolega yang tidak melanjutkan pekerjaannya, karena Thomas adalah pelatih yang luar biasa, dan juga pria yang luar biasa – dan dia telah membuktikannya di liga,” ujar Arteta, mengutip dari situs resmi Arsenal.

Posisi Tottenham dan Risiko Profesi Pelatih

Saat ini, Tottenham Hotspur menduduki peringkat ke-16 klasemen Premier League dengan mengoleksi 29 poin, hanya terpaut dua strip di atas zona degradasi. Meskipun performa di liga domestik memburuk, Tottenham menunjukkan laju yang lebih baik di Liga Champions dengan berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Advertisement

Arteta menambahkan bahwa dunia kepelatihan memiliki risiko tinggi terhadap pemecatan, bahkan jika tim masih menunjukkan performa yang baik di kompetisi lain. “Kita tahu di mana posisi kita, dan bagaimana tanggung jawab kita lebih dari sekadar performa, dan saya berharap yang terbaik untuknya dengan apa pun yang dia putuskan untuk lakukan selanjutnya,” tegas Arteta.

Sebelumnya, Thomas Frank juga sempat menjadi sorotan terkait komentarnya mengenai gol kedua Liverpool yang dianggapnya berawal dari kesalahan wasit.

Advertisement