Manchester – Kembalinya Rodri dari cedera menjadi suntikan vital bagi Manchester City dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara musim ini. Manajer Pep Guardiola sangat membutuhkan kehadiran gelandang asal Spanyol itu, baik dari segi pengalaman maupun kepemimpinan di lapangan.
Peran Krusial Rodri di Tengah Jadwal Padat
Manchester City tengah berjuang di empat kompetisi berbeda musim ini. Klub berjuluk The Citizens ini telah berhasil menembus final Piala Liga Inggris, melaju ke babak kelima Piala FA, lolos ke babak 16 besar Liga Champions, dan saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris. Jarak lima poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, berpeluang dipangkas menjadi dua poin jika City mampu mengalahkan Newcastle United pada Minggu (22/2/2026).
Pep Guardiola menyatakan keyakinannya terhadap kedalaman skuad yang dimiliki timnya untuk menghadapi jadwal padat tersebut. Terlebih lagi, kondisi Rodri yang sempat mengalami cedera pada 2024 kini berangsur membaik. Guardiola menilai Rodri memiliki kualitas layaknya seorang manajer yang ikut bermain, terutama dalam kemampuannya mengatur tempo permainan.
Pengalaman Rodri menjadi aset berharga bagi Guardiola. Gelandang berusia 28 tahun itu merupakan sosok kunci yang berhasil mengantarkan Manchester City meraih treble pada musim 2022/2023. Prestasi gemilangnya juga diakui dengan penghargaan Ballon d’Or 2024.
Rodri telah menunjukkan konsistensi luar biasa dengan selalu tampil dalam delapan pertandingan terakhir Manchester City di Liga Inggris, mengoleksi total 21 penampilan di musim ini.
Kutipan Pep Guardiola Mengenai Kepribadian Pemain
Menanggapi performa timnya, Pep Guardiola menyoroti pentingnya karakter pemain dalam menghadapi situasi sulit. Ia membandingkan Rodri dengan pemain lain yang memiliki mental baja.
“Ada pemain yang ditentukan di panggung yang lebih besar dalam kesulitan dan Rodri adalah salah satunya. Seperti Bernie [Bernardo Silva], Ruben [Dias] dan banyak pemain yang pernah saya latih di masa lalu,” ujar Guardiola dikutip dari situs resmi Man City.
Ia menambahkan, “Itulah yang mendefinisikan tim dan klub terbesar. Kita tidak dapat mencapai apa yang telah kita capai tanpa kepribadian yang hebat. Kita memiliki musim dan kita tidak menang 5-0 setiap akhir pekan. Ini adalah dongeng. Orang-orang mengatakan betapa hebatnya Man City, mereka memenangkan banyak pertandingan 1-0 dengan bermain buruk. Tetapi kepribadian itu ada, bagaimana mereka menangani momen ini berasal dari mereka.”
“Itulah mengapa kami meraih kesuksesan,” pungkasnya.
(Video: Guardiola Pastikan Rodri Comeback di Laga Man City vs Sunderland)






