Mantan pemain Al Nassr, Shaye Sharahili, mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo pernah mencoba berpuasa selama bulan Ramadan saat membela klub asal Arab Saudi tersebut. Ronaldo, yang bergabung dengan Al Nassr pada tahun 2022, dilaporkan mengikuti tradisi puasa selama dua hari pada Ramadan tahun lalu.
Rasa Penasaran dan Adaptasi Budaya
Sharahili menceritakan dalam sebuah podcast Thmanyah Sport bahwa Ronaldo ingin merasakan pengalaman berpuasa seperti rekan-rekan Muslimnya di Al Nassr. “Tahun lalu, Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa bersama para pemain Muslim Al Nassr selama Ramadan,” ujar Sharahili, seperti dikutip dari Tribuna. “Dia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan oleh umat Muslim selama berpuasa.”
Keputusan Ronaldo untuk berpuasa disebut didorong oleh rasa penasarannya terhadap ibadah tersebut. Selain itu, ia juga ingin lebih memahami budaya lokal di Arab Saudi, termasuk tradisi menahan lapar dan haus dari fajar hingga senja.
Adaptasi Pemain Asing di Bulan Ramadan
Podcast tersebut juga menyoroti bagaimana bulan Ramadan dapat memengaruhi performa para pemain. Sharahili menjelaskan bahwa bagi pemain asal Arab Saudi, puasa mungkin bukan menjadi penghalang besar. Namun, sebaliknya, banyak pemain asing yang harus beradaptasi dengan perubahan rutinitas dan kondisi fisik selama bulan suci ini.
Fenomena ini menunjukkan upaya Ronaldo untuk tidak hanya beradaptasi di lapangan sebagai pemain, tetapi juga secara budaya dan spiritual di lingkungan barunya.






