Jakarta – Taktik manajer Chelsea, Liam Rosenior, menuai kritik setelah timnya disingkirkan Arsenal dari ajang Carabao Cup. Namun, Rosenior menegaskan bahwa ia tidak terpengaruh oleh sorotan tersebut.
Chelsea Tersingkir di Semifinal
Chelsea harus mengubur mimpinya melaju ke final Carabao Cup setelah kalah 0-1 dari Arsenal pada leg kedua semifinal yang digelar di Emirates Stadium, Rabu (04/02/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat The Blues tersingkir dengan agregat 2-4, setelah sebelumnya kalah 2-3 di leg pertama.
Taktik Defensif Menuai Sorotan
Pada pertandingan leg kedua, Chelsea yang dalam posisi tertinggal justru menampilkan permainan yang cenderung defensif. Rosenior memutuskan untuk memasang lima bek di lini pertahanan saat bertandang ke markas Arsenal. Keputusan ini menjadi sorotan tajam dari sejumlah pengamat sepak bola usai pertandingan.
Banyak yang menilai taktik Chelsea terlalu pasif, terutama mengingat mereka harus mengejar ketertinggalan. Hal ini dianggap sebagai strategi yang kurang tepat untuk menghadapi tim sekelas Arsenal.
Rosenior Tak Terpengaruh Kritik
Menanggapi berbagai kritik yang dilayangkan kepadanya, Liam Rosenior mengaku tidak terlalu ambil pusing. Ia menyatakan bahwa kebisingan di luar klub tidak akan memengaruhi keputusannya sebagai manajer.
“Kegaduhan ini sama sekali tidak mengejutkan saya. Apa yang tim lain lakukan tidak ada hubungannya dengan saya,” ujar Rosenior seperti dilansir BBC Sport.
“Apa yang dikatakan orang-orang di luar klub tidak akan memengaruhi pengambilan keputusan saya.”
Meski demikian, Rosenior mengakui bahwa selalu ada hal yang bisa dilakukan secara berbeda ketika timnya tidak berhasil lolos. Namun, ia tetap melihat performa timnya sebagai sesuatu yang solid.
“Kalau dilihat-lihat, kami tidak lolos jadi selalu ada hal-hal yang bisa Anda lakukan dengan cara berbeda, tapi kemarin itu performa yang sangat solid melawan tim yang sangat bagus di kandang,” tutupnya.






