Manajer Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan pandangannya yang tak biasa mengenai kesuksesan timnya menjuarai Liga Inggris musim lalu. Menurutnya, kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) justru menjadi faktor penting yang membantu The Reds meraih gelar tersebut.
Kritik Tajam Menghampiri Slot
Pernyataan Slot ini muncul di tengah sorotan tajam terhadap performa Liverpool di musim ini. Laju tak terkalahkan tim selama 13 pertandingan harus terhenti setelah dibekap Bournemouth dengan skor 2-3 di kandang sendiri. Akibat kekalahan tersebut, Liverpool kini tertahan di peringkat keenam klasemen Liga Inggris, tertinggal dua poin dari Manchester United yang menduduki posisi empat besar.
Situasi ini berbanding terbalik dengan kiprah Liverpool di Liga Champions. Tim asuhan Slot tersebut berada di ambang kelolosan ke fase gugur, menempati posisi kelima di klasemen fase liga. Peluang mereka untuk menembus babak 16 besar akan semakin besar apabila mampu mengalahkan Qarabag di Anfield pada pertandingan malam nanti.
Keterbatasan Skuad dan Harapan Masa Depan
Menjelang laga krusial melawan Qarabag, Liverpool dihadapkan pada keterbatasan opsi di lini pertahanan. Ibrahima Konate masih absen karena berduka, sementara Joe Gomez mengalami cedera. Hal ini menyisakan Virgil van Dijk sebagai satu-satunya bek tengah senior yang tersedia.
Ketika ditanya mengenai harapannya terhadap skuad yang lebih besar di masa depan, Arne Slot kembali menyinggung kesuksesan Liverpool di Liga Inggris musim 2024/2025. Ia berpendapat bahwa kekalahan dari PSG memberikan tim waktu lebih untuk mempersiapkan pertandingan sisa kompetisi.
Kutipan Langsung Arne Slot
“Lagi-lagi, ini tidak akan jadi sebuah pendapat populer apa yang akan saya katakan kepada Anda sekarang,” ujar Slot, dikutip dari Daily Mail. “Namun, mungkin alasan kami juara liga musim lalu karena kami bermain melawan Paris Saint-Germain di babak 16 besar. Karena seperti yang Anda ketahui, mereka mengalahkan kami dan kami punya waktu sepekan untuk mempersiapkan pertandingan kami selanjutnya.”
“Mungkin itu telah membantu kami. Setiap manajer sadar bahwa semakin besar skuad yang Anda miliki, semakin baik perlengkapan Anda untuk menjalani begitu banyak pertandingan,” tambahnya.
Diketahui, Liverpool sempat unggul 15 poin dari para pesaingnya sebelum akhirnya kalah melalui adu penalti dari PSG.






