Gelandang AC Milan, Ruben Loftus-Cheek, dipastikan harus menepi dari lapangan hijau untuk sementara waktu menyusul cedera patah tulang rahang yang dialaminya. Cedera ini terjadi saat AC Milan menghadapi Parma di Serie A pada akhir pekan lalu.
Insiden di San Siro
Dalam pertandingan yang digelar di San Siro pada Minggu (22/2/2026) malam waktu lokal atau Senin dini hari WIB, Loftus-Cheek mengalami insiden tak mengenakkan saat laga baru berjalan 11 menit. Ia bertabrakan dengan kiper Parma, Edoardo Corvi, yang membuatnya harus ditandu keluar lapangan dengan penyangga leher.
Pemain asal Inggris tersebut segera dilarikan ke Rumah Sakit San Carlo untuk mendapatkan perawatan. Hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa Loftus-Cheek mengalami patah tulang alveolar pada rahangnya, bahkan beberapa giginya dilaporkan copot akibat benturan tersebut.
Operasi dan Perkiraan Pemulihan
Menurut laporan Sky Sport Italia, operasi untuk mengatasi cedera rahang Loftus-Cheek awalnya dijadwalkan pada malam yang sama. Namun, demi memastikan tim bedah di RS San Carlo siap, operasi tersebut akhirnya ditunda hingga keesokan paginya.
Pada Senin (23/2), AC Milan secara resmi merilis pernyataan yang mengabarkan bahwa operasi Loftus-Cheek telah berjalan lancar. Klub memperkirakan proses pemulihan sang pemain akan memakan waktu sekitar delapan pekan atau dua bulan.
“AC Milan mengumumkan Ruben Loftus-Cheek mengalami trauma wajah yang signifikan kemarin, yang mengakibatkan patah tulang pada prosesus alveolar rahang,” demikian bunyi pernyataan resmi klub.
Advertisement“Ia dirawat di departemen Bedah Maksilofasial dan Klinik Gigi ASST Santi Paolo e Carlo, di mana hari ini ia menjalani operasi yang dilakukan oleh Dr. Luca Autelitano. Operasi untuk mengurangi dan menstabilkan fraktur itu berjalan lancar. Ruben dalam keadaan baik dan sudah diperbolehkan pulang.”
“Perkiraan waktu pemulihan sekitar delapan minggu,” tambah pernyataan Milan.
Dampak pada Performa Milan
Absennya Loftus-Cheek diperkirakan akan berdampak pada performa AC Milan dalam beberapa laga krusial ke depan. Pemain berusia 25 tahun itu diprediksi akan melewatkan setidaknya 7-8 pertandingan, termasuk duel penting melawan rival sekota Inter Milan, serta menghadapi Napoli dan Juventus.
Saat ini, AC Milan masih bertengger di peringkat kedua klasemen Serie A dengan mengoleksi 54 poin dari 26 pertandingan. Mereka tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.





