Arsenal menghadapi tantangan berat di kandang sendiri saat menjamu Sunderland di Emirates akhir pekan ini. Pertemuan pertama kedua tim di markas Sunderland meninggalkan pelajaran berharga bagi Meriam London, yang harus puas bermain imbang 2-2.
Duel Sengit di Pertemuan Pertama
Pada laga sebelumnya, Arsenal sempat tertinggal lebih dulu sebelum bangkit melalui gol-gol dari Bukayo Saka dan Leandro Trossard. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata harus pupus akibat gol penyama kedudukan dari Brian Brobbey pada menit ke-94. Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, Arsenal dinilai gagal memaksimalkan sejumlah peluang untuk mencetak gol lebih banyak. Sunderland, di sisi lain, menunjukkan efisiensi tinggi dengan mencetak gol dari dua tembakan tepat sasaran yang mereka lepaskan.
Mentalitas Kunci di Fase Akhir Musim
Menyikapi potensi duel serupa, Manajer Arsenal Mikel Arteta menekankan pentingnya mentalitas para pemain. Memasuki fase akhir musim dengan pertaruhan yang semakin besar, setiap pertandingan menuntut fokus dan determinasi tinggi.
“Seperti biasa, kami sudah mencoba untuk bersiap buat setiap akhir pekannya. Setiap lawan itu berbeda dan mendatangkan tantangan yang sangat sulit, dan kami perlu menghadapinya dan sudah melakukannya selama berbulan-bulan,” ungkap Arteta, dikutip dari BBC.
Ia menambahkan, “Itulah yang perlu kami lanjutkan dan bermain dengan rasa lapar dan komitmen di setiap pertandingannya. Sebab kalau kami melakukannya, kami punya kans besar untuk menang.”
Pertandingan ini diprediksi akan kembali menyajikan adu taktik dan mentalitas antara kedua tim, di mana Arsenal bertekad memetik poin penuh di kandang sendiri.






