Arsenal menunjukkan performa yang mengkhawatirkan dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini. Kekalahan di kandang sendiri dari Manchester United akhir pekan lalu semakin menipiskan keunggulan poin mereka di puncak klasemen.
Performa Menurun di Laga Terakhir
The Gunners harus mengakui keunggulan Manchester United dengan skor 2-3 di Emirates Stadium. Hasil minor ini menjadi lanjutan tren negatif Arsenal dalam tiga pertandingan terakhir di Premier League. Sebelumnya, mereka hanya mampu meraih hasil imbang melawan Liverpool dan Nottingham Forest.
Saat ini, Arsenal masih memimpin klasemen dengan 50 poin, namun selisih empat poin dengan pesaing terdekat, Manchester City dan Aston Villa, semakin menipis. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat sepak bola.
Kekhawatiran Michael Owen
Mantan pemain Liverpool, Michael Owen, menyuarakan kekhawatirannya terhadap performa Arsenal. Ia menilai bahwa meskipun Arsenal masih menjadi tim dengan peluang juara terbesar, mereka berisiko menyia-nyiakan kesempatan emas ini.
“Kondisi ini memberikan sedikit peluang bagi semua tim. Menurut saya Manchester City belum tampil gemilang musim ini, tetapi luar biasa, meski bermain cukup rata-rata, mereka hanya selisih empat poin [dari puncak klasemen]. Ini adalah hasil yang sangat besar bagi Aston Villa hari ini dan itu membuat mereka ikut masuk ke dalam persaingan,” ujar Owen seperti dikabarkan Mirror.
Advertisement
Owen menambahkan bahwa Arsenal memiliki potensi besar, namun keraguan tetap ada mengingat sejarah panjang mereka yang belum pernah menjuarai liga dalam beberapa dekade terakhir.
“Saya tetap beranggapan bahwa Arsenal-lah yang paling berpeluang juara, kecuali jika mereka menyia-nyiakannya. Saya pikir mereka adalah tim terbaik di liga; mereka yang paling konsisten, paling solid, dan mungkin memiliki skuad terbaik. Namun, tetap ada keraguan. Mereka sudah lama sekali tidak menjuarai liga, jadi kita lihat saja bagaimana hasilnya nanti. Akan tetapi, hanya meraih dua poin dari sembilan poin yang tersedia adalah sebuah guncangan,” imbuhnya.
Performa yang hanya mampu meraih dua poin dari sembilan poin maksimal dalam tiga laga terakhir menjadi catatan penting bagi Arsenal dalam upaya mereka mengakhiri dahaga gelar juara Liga Inggris.






