Barcelona menghadapi tugas berat di leg kedua semifinal Copa del Rey setelah takluk 0-4 dari Atletico Madrid pada pertandingan leg pertama yang digelar di Riyadh Air Metropolitano. Kendati demikian, bek Barcelona, Eric Garcia, menegaskan timnya belum menyerah dan yakin dapat membalikkan keadaan di leg kedua.
Kekalahan Telak di Kandang Atletico
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat (13/2/2026), Barcelona harus mengakui keunggulan Atletico Madrid dengan skor telak 0-4. Empat gol kemenangan Atletico dicetak melalui gol bunuh diri Eric Garcia, serta gol dari Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez. Situasi Barcelona semakin sulit ketika Eric Garcia harus diusir keluar lapangan pada menit ke-85 setelah menerima kartu merah, membuat timnya bermain dengan sepuluh orang.
Kekalahan ini membuat Barcelona mengemban misi yang sangat berat di leg kedua. Mereka wajib meraih kemenangan dengan selisih lebih dari empat gol di kandang sendiri, Camp Nou, untuk dapat melaju ke babak final Copa del Rey. Pertandingan leg kedua dijadwalkan akan berlangsung pada 4 Maret mendatang.
Optimisme Garcia untuk Leg Kedua
Meskipun menghadapi tantangan yang tidak ringan, Eric Garcia menunjukkan optimisme tinggi. Ia yakin Barcelona memiliki potensi untuk membalikkan defisit gol di leg kedua. Dukungan penuh dari para penggemar di Camp Nou diprediksi akan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi tim untuk bangkit.
Garcia mengakui bahwa rapuhnya lini pertahanan Barcelona menjadi salah satu faktor utama kekalahan telak ini. Ia menekankan bahwa hal serupa tidak boleh terulang di pertandingan krusial mendatang.
“Masih ada satu pertandingan lagi di kandang, dengan dukungan penggemar dan pemain yang akan kembali. Jika kita fokus sejak awal, kita bisa membalikkan keadaan,” ujar Garcia dikutip dari Barca Blaugranes.
Lebih lanjut, Garcia membeberkan kesulitan timnya dalam mengantisipasi serangan lawan.
“Saya tidak akan berbohong. Mereka masuk ke area pertahanan kami dengan sangat mudah. Ada banyak ruang kosong. Di babak kedua kami menyesuaikan diri dan mengubah strategi,” jelasnya.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Barcelona dalam upaya mereka meraih gelar Copa del Rey musim ini, namun semangat juang tim tampaknya belum padam.






