Arsenal kembali kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar Liga Inggris. Tim berjuluk The Gunners ini harus puas bermain imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Jumat (20/2/2026). Hasil ini membuat Arsenal berpotensi didekati oleh Manchester City di puncak klasemen.
Arsenal Gagal Pertahankan Keunggulan
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Bukayo Saka. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat Hugo Bueno. Piero Hincapie sempat membawa Arsenal kembali memimpin, tetapi Tom Edozie memastikan skor imbang 2-2.
Ini adalah kali kedua secara beruntun Arsenal gagal meraih kemenangan. Pekan sebelumnya, mereka juga ditahan imbang oleh Brentford. Kehilangan empat poin dalam dua laga terakhir ini menjadi pukulan telak bagi ambisi juara Arsenal.
Posisi Puncak Klasemen Terancam
Dengan hasil imbang ini, Arsenal masih tertahan di puncak klasemen dengan 58 poin dari 27 pertandingan. Namun, Manchester City yang berada di posisi kedua kini hanya berjarak lima poin, dengan satu pertandingan lebih sedikit. Jika City memenangkan sisa laga mereka, Arsenal bisa tergeser.
Peringatan Keras dari Paul Merson
Mantan pemain Arsenal, Paul Merson, memberikan peringatan keras kepada skuad asuhan Mikel Arteta. Ia menekankan bahwa Arsenal tidak bisa lagi bermain dengan setengah hati jika ingin mengakhiri puasa gelar Liga Inggris.
“Jika Man City memenangkan semua pertandingan mereka mulai sekarang, mereka akan menjuarai liga. Jadi, ya, ini mengecewakan,” ujar Merson kepada Sky Sports.
Merson menyoroti kurangnya intensitas yang ditunjukkan Arsenal di sebagian besar pertandingan. Ia merasa timnya baru menunjukkan urgensi ketika skor imbang dan tertinggal.
“Anda tidak bisa bermain dengan setengah kekuatan. Anda bisa lihat ketika skor menjadi 2-2, muncul rasa urgensi dan semua orang mulai berlari. Anda tidak boleh bermain seperti itu. Setiap pertandingan adalah laga final sampai akhir musim,” tegasnya.
Arsenal tercatat dalam beberapa musim terakhir kerap kehilangan momentum di saat-saat krusial perburuan gelar juara, seringkali disalip oleh Manchester City.






