Isu kepergian Cristiano Ronaldo dari klub Arab Saudi, Al Nassr, semakin menguat setelah sang bintang dilaporkan meninggalkan Riyadh menuju kampung halamannya di Portugal. Keputusan ini diambil di tengah memanasnya hubungan Ronaldo dengan manajemen klub.
Ketidakpuasan Ronaldo Terhadap Kebijakan Transfer
Hubungan Ronaldo dengan Al Nassr dikabarkan memburuk belakangan ini. Sumber menyebutkan bahwa pemain berusia 40 tahun itu merasa kecewa karena klub dinilai minim dalam mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim dingin. Ronaldo bahkan dikabarkan telah melayangkan protes kepada Public Investment Fund (PIF), selaku pemilik Al Nassr. Ia menilai PIF cenderung berat sebelah dan lebih royal dalam mendanai klub lain yang juga dimilikinya, seperti Al Hilal, yang notabene merupakan rival Al Nassr.
Aksi Mogok dan Spekulasi Masa Depan
Ketidakpuasan Ronaldo memuncak dengan aksi mogoknya saat Al Nassr melakoni pertandingan tandang melawan Al Riyadh pada Senin (2/2/2026). Ia tidak dimasukkan dalam daftar susunan pemain, meskipun tidak ada laporan mengenai masalah kebugaran. Kejadian ini semakin memicu spekulasi mengenai masa depan Ronaldo di Al Nassr. Kapten Tim Nasional Portugal tersebut santer dikabarkan ingin meninggalkan Arab Saudi untuk mencari klub baru.
Terpantau di Bandara Menuju Portugal
Spekulasi tersebut semakin menguat dengan beredarnya foto Ronaldo yang terekam meninggalkan Arab Saudi pada Selasa (3/2/2026). Dalam foto yang beredar, CR7 terlihat berada di bandara, bersiap menaiki pesawat yang membawanya pulang ke Madeira, Portugal. Belum ada keterangan resmi mengenai alasan Ronaldo mudik ke Portugal di saat kompetisi Liga Arab Saudi masih berlangsung. Pihak Al Nassr juga belum memberikan komentar terkait isu ini.
Ronaldo sendiri masih terikat kontrak dengan Al Nassr hingga tahun 2027. Pemain yang telah meraih lima Ballon d’Or ini memiliki klausul pelepasan senilai 50 juta euro, atau setara dengan Rp 989 miliar.






