Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, angkat bicara mengenai kontroversi kartu merah yang diterima Pierre Kalulu dalam laga antara Inter Milan melawan Juventus di Giuseppe Meazza pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Del Piero menilai Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, keliru dalam menyikapi insiden tersebut dan meminta klarifikasi.
Kontroversi Kartu Merah Kalulu
Pertandingan yang dimenangkan Inter Milan dengan skor dramatis 3-2 berkat gol Piotr Zielinski di menit ke-90, justru diliputi sorotan tajam pada insiden kartu merah Kalulu. Pemain tersebut menerima kartu kuning kedua pada menit ke-42 setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni oleh wasit Federico La Penna. Tayangan ulang kemudian menunjukkan bahwa tidak ada kontak fisik yang signifikan antara kedua pemain.
Meskipun Juventus mengajukan protes, Video Assistant Referee (VAR) tidak dapat bertindak untuk insiden kartu kuning. Keputusan wasit La Penna pun menjadi final, menyisakan perdebatan mengenai keabsahannya.
Komentar Chivu dan Tanggapan Del Piero
Selepas pertandingan, Cristian Chivu menyatakan keyakinannya bahwa wasit telah mengambil keputusan yang tepat, dengan alasan adanya sentuhan ringan dari Kalulu. Chivu juga membela Bastoni, menyebut bahwa pemainnya berlari dengan kecepatan penuh dan Kalulu kurang cermat dalam memperhitungkan situasi.
Menanggapi pernyataan Chivu, Del Piero menyampaikan pandangannya. “Menurut saya Chivu bekerja dengan bagus dan sudah membangkitkan lagi Inter Milan yang kuat tetapi agak menua. Dari sudut pandang saya, dia membuat kesalahan dalam mengomentari kartu merah itu,” ujar Del Piero, mengutip Football Italia.
Del Piero menambahkan, “Saya mengharapkan sesuatu yang berbeda dari interpretasinya. Inter juga tak butuh ini kok. Kalau Anda tim yang kuat, Anda ingin menang dengan baik dan ketika kesalahan terjadi yang jelas memihak Anda, Anda tak sepatutnya senang.”
Lebih lanjut, Del Piero berharap Chivu dapat memberikan pandangan yang berbeda. “Saya harap dalam beberapa hari, Chivu bisa bilang, atau paling tidak berpikir, bahwa yang terjadi di lapangan bukanlah sentuhan yang bikin pemain pantas diusir, dan bahwa Bastoni tidak sepatutnya jatuh seperti itu,” pungkasnya.





