Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, memberikan kabar terbaru mengenai kondisinya setelah insiden ledakan flare yang dilemparkan suporter Inter Milan saat pertandingan Liga Italia beberapa hari lalu. Audero memastikan dirinya dalam keadaan baik meskipun mengalami rasa sakit yang cukup hebat.
Insiden Flare di Stadion
Pertandingan antara Cremonese melawan Inter Milan diwarnai insiden menegangkan di awal babak kedua. Saat itu, gawang Cremonese berada di sisi tribun yang dipenuhi suporter Inter. Tanpa diduga, para suporter tersebut melempar flare ke dalam kotak penalti Cremonese.
Dalam rekaman video yang beredar, Emil Audero terlihat berdiri di dekat flare yang menyala sambil melambaikan tangan, seolah meminta pertandingan dihentikan sejenak. Namun, flare tersebut kemudian meledak tepat di samping posisinya. Wasit pertandingan segera meniup peluit dan berlari menghampiri Audero, diikuti oleh seluruh pemain dari kedua tim.
Audero sempat terkapar dan harus menjalani pemeriksaan medis. Terdapat indikasi masalah pendengaran dan luka bakar di area lututnya. Meskipun demikian, ia dilaporkan tetap melanjutkan pertandingan hingga selesai.
“Halo semuanya, ini hanya pesan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menulis kepada saya untuk menanyakan kabar. Saya baik-baik saja, meskipun merasakan sakit yang hebat di telinga dan sensasi terbakar di lutut,” kata Audero dalam sebuah rekaman video yang diunggah oleh Cremonese.
Ia menambahkan, “Saya masih bisa berlatih hari ini dan merasa lega, karena setelah melihat rekamannya, situasinya bisa jauh lebih buruk. Terlepas dari semua itu, saya senang semuanya berjalan lancar.”
Harapan untuk Masa Depan
Audero menyayangkan terjadinya insiden tersebut dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Sangat disayangkan hal-hal ini masih terjadi, tetapi saya berharap hal ini akan berhenti di masa mendatang. Saya berterima kasih kepada semua yang telah menulis pesan kepada saya dan mengirimkan pelukannya,” tutupnya.
Pada pertandingan tersebut, Cremonese akhirnya harus mengakui keunggulan Inter Milan dengan skor 0-2. Kedua gol tim tamu dicetak pada babak pertama oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.






