Sepakbola

Emil Audero Terkapar Akibat Lemparan Flare Suporter di Laga Cremonese vs Inter Milan

Advertisement

Insiden tak mengenakkan mewarnai kemenangan Inter Milan atas Cremonese di lanjutan Liga Italia. Kiper Inter, Emil Audero, menjadi korban lemparan flare dari suporter tim tamu yang sempat membuatnya terkapar di lapangan.

Inter Milan Raih Kemenangan di Kandang Cremonese

Pertandingan yang digelar di Stadio Giovanni Zini pada Minggu (02/02/2026) tersebut berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Inter Milan. Dua gol kemenangan La Beneamata dicetak oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski di babak pertama.

Tambahan tiga poin membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen Serie A dengan mengoleksi 55 poin. Mereka kini unggul tujuh poin dari rival terdekatnya, AC Milan, yang berada di posisi kedua.

Insiden Lemparan Flare

Di awal babak kedua, pertandingan terpaksa dihentikan sejenak akibat insiden pelemparan flare. Saat Inter Milan sedang menguasai bola, sebuah flare dilemparkan oleh suporter dari tribune utara ke arah lapangan.

Flare tersebut jatuh di area kotak penalti Cremonese dan mengeluarkan asap putih tebal. Emil Audero, yang saat itu berada di dekatnya, langsung berguling-guling kesakitan karena terkena lemparan tersebut.

Advertisement

Para pemain kedua tim segera berlari menghampiri Audero untuk memeriksa kondisinya. Tim medis Inter Milan pun segera masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan kepada kiper yang juga merupakan kiper Timnas Indonesia tersebut.

Para pemain Nerazzurri dan pelatih Christian Chivu tampak menunjukkan kekecewaan dan kemarahan atas tindakan suporter mereka. Mereka bahkan sempat meminta para suporter untuk menjaga ketertiban.

Kondisi Emil Audero

Emil Audero dilaporkan mengalami luka di kaki kanannya akibat terkena lemparan flare. Selain itu, telinga kanannya juga terpengaruh akibat suara ledakan dari flare tersebut.

Meskipun demikian, Audero menunjukkan ketangguhan luar biasa. Setelah mendapatkan perawatan medis dari timnya, kiper berdarah Mataram ini mampu melanjutkan pertandingan dan bermain penuh hingga peluit akhir dibunyikan.

Advertisement