Sepakbola

Eric Garcia Kartu Merah, Bek Barcelona Sebut Wasit ‘Lembek’ Terhadap Atletico Madrid

Advertisement

Bek Barcelona, Eric Garcia, melayangkan protes keras usai timnya dibantai 0-4 oleh Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey. Garcia yang diganjar kartu merah pada menit ke-85, menilai kepemimpinan wasit Juan Martinez sangat merugikan Barcelona.

Blunder Pembuka dan Pesta Gol Atletico

Pertandingan yang digelar di Stadion Metropolitano, Madrid, pada Jumat (13/2/2026) dini hari WIB, berjalan bak mimpi buruk bagi Barcelona. Nasib sial Garcia dimulai pada menit ke-7 ketika backpass yang ia lepaskan gagal diantisipasi kiper Joan Garcia, berujung gol bunuh diri.

Blunder tersebut seolah membuka keran gol Atletico. Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez sukses mencatatkan nama mereka di papan skor sebelum babak pertama usai. Barcelona tertinggal 0-3.

Kartu Merah dan Keluhan Garcia

Di babak kedua, situasi Barcelona semakin sulit. Garcia kembali menjadi sorotan pada menit ke-85. Ia diusir wasit Martinez setelah menjatuhkan Alex Baena yang berstatus sebagai pemain terakhir. Keputusan tersebut diambil setelah wasit meninjau tayangan ulang.

Pasca laga, Garcia tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia merasa kepemimpinan wasit tidak adil dan cenderung menguntungkan Atletico. “Apakah kalian melihat tekel Giuliano (Simeone)? Dan apakah kamu berpikir itu layak kartu merah?” ujar Garcia kepada awak media, mengutip Marca.

Advertisement

Garcia merujuk pada pelanggaran keras yang dilakukan Simeone terhadap Alejandro Balde di awal babak kedua, yang hanya berbuah kartu kuning. “Keputusan-keputusan semacam ini selalu merugikan kami belakangan ini. Saya cukup sial karena terpeleset dan menabraknya (Baena),” tambahnya.

Meski demikian, Garcia tetap optimistis timnya bisa membalikkan keadaan di leg kedua. “Kami tahu ini akan sulit dan mereka tidak akan mempermudah kami. (Namun) bermain di kandang sendiri di depan para penggemar kami, kami bisa menang,” tegasnya.

Misi Berat Pertahankan Gelar

Kekalahan telak ini membuat Barcelona menghadapi misi yang sangat berat untuk bisa lolos ke final. Mereka wajib menang dengan selisih lima gol pada leg kedua yang akan digelar di Camp Nou pada 4 Maret mendatang jika ingin mempertahankan gelar Copa del Rey.

Advertisement