Manchester City kembali menunjukkan performa yang kurang memuaskan setelah hanya mampu meraih hasil imbang melawan Tottenham Hotspur pada Minggu (1/2/2026) malam WIB. Hasil ini membuat Gary Neville, mantan pemain Manchester United, menilai bahwa City tidak memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar Premier League musim ini.
City Tertahan di Tottenham Hotspur Stadium
Pertandingan yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium tersebut sempat memperlihatkan keunggulan dua gol bagi Manchester City. Namun, The Citizens akhirnya harus puas dengan skor akhir 2-2. Hasil imbang ini semakin memperlebar jarak City dengan pemuncak klasemen, Arsenal, yang kini unggul enam poin.
Kritik Tajam Gary Neville
Gary Neville secara blak-blakan mengkritik penampilan anak asuh Pep Guardiola. Ia menyatakan bahwa performa City masih jauh dari kata memadai untuk bersaing di level tertinggi. “Jauh dari kata cukup bagus. Di babak pertama, mereka baru di gigi kedua dan seharusnya menghabisi lawan,” ujar Neville seperti dilansir Sky Sports. Neville menambahkan bahwa para penggemar City yang telah menyaksikan tim terbaik mereka, tahu kapan ada sesuatu yang tidak beres. “Fans Man City sudah melihat beberapa tim terbaik dan mereka tahu ketika ada yang tidak beres. Mereka tidak punya insting membunuh.”
Lebih lanjut, Neville menyoroti kesulitan City dalam menghadapi tekanan. Menurutnya, hal ini yang membuat lawan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan. Berbeda dengan Arsenal, yang dinilainya mampu mengatasi tekanan tersebut.
Pertahanan dan Lini Tengah Menjadi Sorotan
Neville juga mengkritik lini tengah dan pertahanan City yang dianggapnya tidak memiliki ketangguhan yang dibutuhkan untuk meraih gelar juara. “Tim City sekarang ini, di lapangan tengah dan pertahanan, mereka tidak punya tulang punggung yang tangguh yang bisa membawa ke tangga juara. Mereka mengecewakan, berulang kali,” tegas Neville.
Ia menyimpulkan bahwa ada banyak hal yang perlu direnungkan oleh Manchester City dan pelatih Pep Guardiola. “Ada banyak yang perlu direnungkan City dan Pep Guardiola. Mereka tampak jauh dari harapan,” tutupnya.






