Manchester United berhasil mencetak gol krusial di masa injury time saat melakoni laga tandang melawan West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris. Manajer The Red Devils, Michael Carrick, memberikan apresiasi khusus kepada tiga pemainnya atas kontribusi mereka dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut.
Gol Penyelamat di London Stadium
Pertandingan yang digelar di London Stadium itu berjalan sengit. West Ham United sempat unggul lebih dulu melalui gol Tomas Soucek. Namun, Manchester United tidak menyerah dan terus berjuang hingga akhir laga. Gol penyama kedudukan akhirnya tercipta pada menit ke-90+6, dicetak oleh Benjamin Sesko, yang sekaligus memastikan timnya pulang dengan satu poin.
Proses terciptanya gol penyeimbang tersebut melibatkan kerja sama apik antara Amad Diallo dan Bryan Mbeumo. Diallo memberikan umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Mbeumo sebagai assist untuk gol Sesko.
Carrick Soroti Semangat Juang Tim
Selain memuji pencetak gol dan pemberi assist, Michael Carrick juga menyoroti penampilan gemilang Leny Yoro yang masuk sebagai pemain pengganti. Yoro dinilai tampil prima dalam meredam serangan balik West Ham United.
“Anda berbicara mengenai semangat dan kebersamaan. Pada pertandingan melawan West Ham, Ben banyak menjadi sorotan utama, dan itu wajar karena momen tersebut sangat krusial dan ia tampil luar biasa. Namun, sisi lain dari hal itu adalah semangat tim,” ujar Carrick seperti dikutip dari Manchester Evening News.
Carrick menambahkan, “Leny [Yoro] tampil hebat dengan mematahkan dua serangan balik melalui dua intervensi krusial, begitu pula dengan lari transisi bertahan (recovery runs) dari Bryan [Mbeumo] dan Amad. Dalam situasi seperti itu, sangat mudah bagi kami untuk kalah 2-0, namun di situlah semangat tim berperan penting, dan saya telah menekankan hal tersebut kepada para pemain.”
Lebih lanjut, manajer asal Inggris itu menekankan bahwa semangat juang tim tidak hanya terbentuk dari gol di menit akhir atau momen-momen gemilang, melainkan lahir dari kemampuan tim menghadapi situasi sulit dan bekerja sama.
“Semangat tidak muncul hanya dari gol di menit akhir atau cuplikan pertandingan (highlights) yang hebat. Semangat lahir dari situasi yang lebih sulit, bagaimana kita mencari jalan keluar, dan bekerja sama,” pungkas Carrick.






