JAKARTA – Tottenham Hotspur menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih kepala baru hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diambil menyusul pemecatan Thomas Frank akibat rentetan hasil minor yang membuat klub terpuruk di papan bawah klasemen Liga Inggris.
Misi Stabilisasi di Tengah Krisis
Penunjukan Tudor diharapkan menjadi solusi untuk menstabilkan performa Tottenham yang tengah inkonsisten. Klub berjuluk The Lilywhites ini saat ini menduduki peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 29 poin. Jarak lima angka dari zona degradasi menjadi alarm serius bagi manajemen klub.
Di bawah asuhan Thomas Frank, Tottenham hanya mampu meraih tujuh kemenangan, delapan hasil imbang, dan menelan 11 kekalahan dari 26 pertandingan di Premier League. Performa yang jauh dari harapan ini menjadi alasan utama di balik pergantian nakhoda.
Reputasi Tudor sebagai Penyelamat Tim
Igor Tudor, mantan pelatih Juventus, memiliki rekam jejak yang cukup mentereng dalam menstabilkan tim yang sedang terpuruk. Pengalamannya di Italia bersama Juventus dan Lazio menjadi pertimbangan utama Tottenham.
Di Lazio, Tudor mengambil alih kursi kepelatihan dari Maurizio Sarri pada Maret 2024. Saat itu, Lazio berada di peringkat kesembilan Serie A dan baru saja menelan lima kekalahan dalam enam laga. Tudor berhasil membawa perubahan signifikan dengan meraih lima kemenangan dan hanya satu kekalahan dalam sembilan pertandingan. Hasilnya, Lazio finis di posisi ketujuh Serie A dan berhak lolos ke Liga Europa.
Pengalaman serupa juga ditorehkan Tudor di Juventus. Ia menggantikan Thiago Motta pada Maret 2025 ketika Juventus tertahan di peringkat kelima Serie A dan tersingkir dari Liga Champions serta Coppa Italia. Dalam 11 pertandingan di bawah asuhan Tudor, Juventus hanya kalah satu kali dan berhasil finis di posisi keempat, mengamankan tiket Liga Champions.
Target Jelas dari Manajemen
Direktur Keolahragaan Tottenham, Johan Lange, menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Tudor. “Igor membawa kejelasan, intensitas, dan pengalaman dalam menghadapi momen-momen menantang serta mendatangkan dampak,” ujar Lange.
Lange menambahkan, target utama klub di bawah kepelatihan Tudor sangat jelas. “Target kami sederhana, menstabilkan performa, memaksimalkan kualitas di dalam skuad dan bersaing sekuat-kuatnya di Premier League dan Liga Champions.”
Dengan rekam jejak dan target yang jelas, Igor Tudor diharapkan mampu membawa Tottenham Hotspur keluar dari tren negatif dan kembali bersaing di papan atas kompetisi domestik maupun Eropa.






