Sepakbola

Inter Milan Ungguli Tim Eropa Lainnya dalam Mencetak Gol dari Sepak Pojok

Advertisement

Milan – Inter Milan kembali menunjukkan superioritasnya di Liga Italia dengan meraih kemenangan 2-0 atas Lecce di Stadion Via del Mare, Minggu (22/2) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen, tetapi juga menyoroti keefektifan mereka dalam memanfaatkan situasi bola mati, khususnya sepak pojok.

Gol dari Bola Mati

Pertandingan yang sempat berjalan alot tanpa gol hingga menit ke-74 akhirnya terpecah berkat gol Henrikh Mkhitaryan. Berawal dari situasi sepak pojok yang berhasil disapu lini belakang Lecce, bola liar jatuh di kaki Mkhitaryan di depan gawang. Dengan tenang, ia berhasil menceploskan bola ke sudut bawah gawang Lecce.

Keunggulan Inter tidak bertahan lama. Tujuh menit berselang, gawang Lecce kembali bergetar, kali ini melalui sundulan keras Manuel Akanji yang menyambut umpan silang dari Federico Dimarco. Gol kedua ini memastikan kemenangan bagi tim tamu.

Statistik Mengagumkan

Data dari Opta mencatat bahwa Inter Milan telah berhasil mengonversi 15 tendangan sepak pojok menjadi gol di Serie A musim 2025/2026. Jumlah ini menjadikan Inter sebagai tim dengan catatan gol terbanyak dari skema sepak pojok di antara lima liga top Eropa.

Advertisement

Analisis Pelatih

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengapresiasi performa timnya dalam memaksimalkan situasi bola mati. “Kami ingin memaksimalkan situasi-situasi bola mati, seperti yang kami lakukan pada hari ini dan sangat disayangkan karena kami tidak melakukannya dengan lebih baik dari babak pertama,” ujar Chivu.

Chivu juga memuji kualitas eksekusi umpan dari pemainnya. “Kami punya pemain-pemain yang tahu bagaimana menyerang celah, tapi yang terpenting dari semua itu adalah kaki kiri Fede (Dimarco), yang tahu betul bagaimana menempatkan bola,” tambahnya.

Posisi Puncak Klasemen

Kemenangan ini menjaga Inter Milan tetap kokoh di puncak klasemen Serie A dengan mengoleksi 64 poin dari 26 pertandingan. Mereka kini unggul 10 poin dari rival sekota, AC Milan, yang berada di peringkat kedua.

Advertisement