Jakarta – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, selangkah lagi bergabung dengan raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam. Kepindahan ini membuka peluang bagi Paes untuk langsung mengamankan posisi sebagai kiper nomor satu di klub berjuluk De Godenzonen tersebut.
Potensi Menjadi Kiper Utama
Menurut laporan, Ajax telah mencapai kesepakatan dengan FC Dallas untuk menebus Paes pada bursa transfer musim dingin ini. Pemain berusia 27 tahun itu rencananya akan dikontrak selama 3,5 tahun, hingga 2029. Kedatangannya berpotensi menggusur dua penjaga gawang yang ada saat ini, Vitezslav Jaros dan Remko Pasveer.
Saat ini, Ajax lebih sering menurunkan Jaros sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang. Kiper muda asal Republik Ceko itu telah tampil sebanyak 22 kali di berbagai ajang, dengan catatan 36 kali kebobolan dan 5 clean sheet. Namun, status Jaros sebagai pemain pinjaman dari Liverpool yang hanya terikat kontrak hingga akhir musim menjadi pertimbangan tersendiri.
Sementara itu, Remko Pasveer, kiper senior asal Belanda, kini telah berusia 42 tahun. Kondisi ini tentu menyulitkan Pasveer untuk tampil secara konsisten di setiap pertandingan. Musim ini, ia baru mencatatkan 7 penampilan di semua kompetisi, kebobolan 17 kali, dan belum pernah mencatat clean sheet.
Kesiapan Maarten Paes
Maarten Paes datang ke Ajax dengan status pemain yang matang. Di usianya yang masih 27 tahun, ia dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi kiper masa depan Ajax. Musim lalu bersama FC Dallas, Paes tampil dalam 23 pertandingan, kemasukan 45 gol, dan mencatat 3 clean sheet. Performa apiknya sempat terganggu cedera, namun ia tetap menjadi andalan dengan 10 caps bersama Timnas Indonesia.
Jika kepindahannya terealisasi, Paes diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan Ajax. Saat ini, tim asuhan Fred Grim tersebut masih bersaing di papan atas klasemen Eredivisie. Ajax Amsterdam menempati peringkat ketiga dengan 37 poin, tertinggal dari PSV Eindhoven (53 poin) dan Feyenoord (39 poin). Selain di liga domestik, Ajax juga masih berkompetisi di Liga Champions, meskipun telah tersingkir dari Piala KNVB.






