Mikel Arteta, manajer Arsenal, menerima hukuman kartu kuning dalam pertandingan leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Chelsea di Emirates Stadium, Rabu (5/2/2026) dini hari WIB. Hukuman ini diberikan bukan karena protes keras, melainkan karena tawaannya.
Arsenal Melaju ke Final
Dalam laga tersebut, Arsenal berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Chelsea berkat gol Kai Havertz di menit akhir. Kemenangan ini memastikan The Gunners melaju ke babak final dengan agregat 4-2, setelah terakhir kali mencapai final pada tahun 2020.
Momen Unik di Pinggir Lapangan
Kejadian menarik terjadi pada babak kedua, sekitar 10 menit setelah pertandingan dilanjutkan. Mikel Arteta terlihat memprotes keputusan wasit utama kepada wasit keempat di pinggir lapangan. Menurut laporan Mirror, Arteta menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit.
Wasit keempat sempat beberapa kali mengingatkan Arteta untuk menjauh. Namun, alih-alih mundur, Arteta justru membalas peringatan tersebut dengan tertawa terbahak-bahak. Reaksi ini dianggap oleh wasit sebagai bentuk ‘ketidaksetujuan sarkastik’, yang berujung pada pemberian kartu kuning.
Setelah menerima kartu kuning, Arteta hanya bisa tersenyum dan bertepuk tangan, menunjukkan sikapnya yang tetap tenang meski mendapat hukuman. Kini, perhatian tertuju pada apakah Arteta dapat menambah koleksi trofinya bersama Meriam London di final nanti.






