Sepakbola

Fans Inter Milan yang Kehilangan Jari Akibat Insiden Petasan di Laga Cremonese Selamat

Advertisement

Seorang pendukung Inter Milan yang terluka parah akibat insiden pelemparan petasan saat laga melawan Cremonese dikabarkan selamat. Pria berusia 40 tahun asal Romagna itu sempat dikira sebagai pelaku pelemparan, namun ternyata ia adalah korban yang mengalami kecelakaan saat petasan di tangannya meledak.

Insiden di Stadion Giovanni Zini

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada awal babak kedua pertandingan antara Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini akhir pekan lalu. Kiper Cremonese, Emil Audero, yang juga merupakan penggawa Timnas Indonesia, menjadi sasaran pelemparan petasan dari arah penonton. Petasan tersebut mengenai Audero dan membuatnya terjatuh. Beruntung, Audero tidak mengalami cedera serius dan dapat melanjutkan pertandingan.

Identitas Korban dan Pelaku

Di tengah insiden tersebut, seorang suporter Inter Milan diberitakan kehilangan tiga jari tangannya. Awalnya, ia disangka sebagai pelaku pelemparan yang mengalami kecelakaan. Namun, rekaman video dari stadion membuktikan bahwa pelaku pelemparan bukanlah suporter yang terluka. Pelaku sebenarnya adalah seorang fans Inter berusia 19 tahun yang telah berhasil diringkus oleh pihak kepolisian pada Selasa (3/2/2026).

Advertisement

Melansir dari laman FCInter1908, fans Inter yang mengalami luka ledakan di tangan adalah pria berusia 40 tahun asal Romagna. Ia segera dilarikan ke rumah sakit Cremona dengan kondisi tiga jarinya putus. Pria yang identitasnya tidak disebutkan itu kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Modena di Emilia-Romagna untuk menjalani operasi rekonstruksi tangan. Meskipun tim bedah berhasil merekonstruksi tangannya, ia tetap kehilangan ruas terakhir pada jari telunjuk dan jari tengahnya.

Kondisi fans Inter yang terluka tersebut dilaporkan stabil pasca-operasi dan diperkirakan dapat pulang dalam beberapa hari ke depan.

Advertisement