Sepakbola

Mourinho Akui Ketegangan Tertinggi Saat Benfica Raih Tiket Playoff 16 Besar Liga Champions

Advertisement

Lisbon – Pelatih Jose Mourinho mengakui pertandingan melawan Real Madrid pada Kamis (29/1) dini hari WIB menjadi momen paling menegangkan dalam kariernya. Benfica berhasil lolos dramatis ke babak playoff 16 besar Liga Champions setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-2 di kandang sendiri.

Drama di Lisbon

Pertandingan yang digelar di Lisbon ini berjalan penuh drama sejak awal. Real Madrid sempat unggul lebih dulu melalui gol Kylian Mbappe. Namun, Benfica berhasil membalikkan keadaan melalui gol Schjelderup dan penalti Pavildis di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Schjelderup kembali mencetak gol pada menit ke-54, namun Mbappe menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Puncak ketegangan terjadi di menit-menit akhir ketika kiper Benfica, Turbin, mencetak gol sundulan yang memastikan kemenangan 4-2 untuk tim tuan rumah. Gol dramatis ini mengamankan posisi kedua bagi Benfica di klasemen, batas akhir untuk lolos ke babak playoff 16 besar.

Mourinho Ungkap Perasaan Tak Biasa

Laga yang ketat ini juga diwarnai dua kartu merah untuk pemain Real Madrid, Asencio dan Rodrygo, akibat akumulasi kartu kuning. Saat skor menunjukkan 3-2 untuk keunggulan Benfica, Jose Mourinho sempat merasa lega, namun kemudian menyadari bahwa keunggulan tersebut belum cukup untuk mengamankan tiket playoff.

Advertisement

“Saat 3-2 saya kira sudah cukup, ternyata tidak. Makanya saya meminta para pemain maju, termasuk Turbin untuk tuntaskan peluang terakhir,” ungkap Mourinho dilansir dari situs resmi UEFA. Ia menambahkan, “Sebelum-sebelumnya, setiap momen yang saya rasakan seperti de javu. Namun kali ini tidak, ini kali pertama.”

Amankan Posisi Kedua

Benfica akhirnya mengunci peringkat kedua dengan raihan 9 poin, sama dengan Marseille yang berada di posisi ketiga. Namun, Benfica unggul selisih gol yang lebih baik (-2 berbanding -3), setelah Marseille dibantai Club Brugge 0-3 di laga terakhir.

“Saat pertandingan, semuanya seperti tidak cukup. Kami harus terus berusaha terus bikin gol, terus menekan,” tegas Mourinho. “Saya senang dengan sikap para pemain malam ini,” tutupnya.

Advertisement