Sepakbola

Mourinho Akui Laga Benfica vs Real Madrid Sulit Diprediksi di Liga Champions

Advertisement

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menyatakan bahwa pertandingan lanjutan Liga Champions melawan Real Madrid akan sulit diprediksi. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Estadio do SL Benfica, Lisbon, Portugal, pada Kamis (29/1/2026) dini hari.

Analisis Pelatih

Meskipun Real Madrid memiliki skuad yang dinilai lebih mewah, Mourinho menegaskan bahwa hasil pertandingan sepak bola seringkali tidak dapat diprediksi. “Susah untuk diprediksi. Saya pikir tidak masalah berapa banyak para ekspert menganalisa sepakbola, ada satu hal yang tak bisa disangkal dan di saat bersamaan luar biasa, itu adalah laga yang tak bisa diprediksi. Anda tak akan tahu apa yang akan terjadi,” ujar Mourinho.

Rekor Pertemuan

Pertemuan antara Benfica dan Real Madrid kali ini merupakan yang keempat dalam sejarah kedua klub. Data dari UEFA mencatat bahwa Benfica memiliki catatan head to head yang sedikit lebih unggul melawan klub asal Spanyol secara umum, meskipun perjumpaan terakhir dengan Madrid terjadi pada 17 Maret 1965, di mana Madrid menang 2-1 dalam ajang Liga Champions.

Advertisement

Secara keseluruhan, Benfica telah berhadapan dengan klub Spanyol sebanyak 33 kali, dengan rincian delapan kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 16 kekalahan. Sementara itu, Real Madrid memiliki rekor yang cukup baik melawan tim-tim Portugal di kompetisi Eropa, dengan 16 kemenangan, lima kekalahan, dan dua hasil imbang.

Advertisement