Sepakbola

Paul Scholes: Arsenal Juara Liga Inggris Akan Jadi Tim Terburuk Sepanjang Sejarah

Advertisement

Legenda Manchester United, Paul Scholes, melontarkan kritik pedas terhadap Arsenal. Ia menilai The Gunners akan menjadi tim terburuk yang pernah memenangkan Liga Primer Inggris jika mereka berhasil meraih gelar juara musim ini.

Kritik Terhadap Gaya Bermain Arsenal

Pernyataan Scholes ini dilontarkan menyusul performa Arsenal yang saat ini memimpin klasemen Liga Primer Inggris dengan 50 poin dari 23 pertandingan. Keunggulan 4 poin atas Manchester City dan Aston Villa yang berada di posisi kedua dan ketiga menunjukkan potensi Arsenal untuk bersaing hingga akhir musim.

Namun, Scholes tidak terkesan dengan gaya bermain tim asuhan Mikel Arteta tersebut. Ia menyoroti ketergantungan Arsenal pada bola-bola mati dan kesulitan lini depannya dalam mencetak gol secara konsisten. Menurutnya, hal ini membedakan Arsenal dengan tim-tim juara Liga Primer sebelumnya seperti Liverpool atau Manchester City.

Analisis Scholes Soal Kualitas Pemain Depan

Dalam podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes secara gamblang menyatakan pandangannya. “Jika Arsenal juara Premier League, ini bisa menjadi tim terburuk yang memenangkan liga,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Apabila Anda berpikir untuk memilih tim terbaik musim ini dan memilih empat pemain depan, tidak ada satu pun dari tim Arsenal yang masuk dalam daftar itu.”

Advertisement

Scholes membandingkan dengan tim-tim juara sebelumnya. “Lihatlah juara-juara sebelumnya – penyerang-penyerang Liverpool, brilian. Mungkin satu-satunya yang bisa [Bukayo] Saka, dan saya rasa dia belum brilian. Dia belum mencetak banyak gol atau assist tahun ini,” tambah Scholes.

Catatan Statistik Lini Depan Arsenal

Statistik menunjukkan bahwa Bukayo Saka belum mencetak gol dalam 13 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Gabriel Martinelli juga mengalami paceklik gol di 13 laga Liga Primer, sementara Viktor Gyokeres hanya mampu mencetak gol dari titik penalti dalam 11 pertandingan terakhirnya.

Catatan ini menjadi dasar argumen Scholes bahwa lini depan Arsenal dinilai kurang tajam dibandingkan dengan standar tim juara Liga Primer Inggris.

(bay/bay)

Advertisement