London – Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, menghadapi sorotan tajam menyusul performanya yang dinilai belum konsisten sejak didatangkan dari Sporting CP pada September 2025. Klub berjuluk Meriam London itu merogoh kocek sebesar 73,5 juta euro, atau sekitar Rp 1,4 triliun, untuk memboyong bomber asal Swedia tersebut, dengan harapan besar ia akan menjadi mesin gol andalan.
Namun, hingga kini, Gyokeres baru mampu mencetak lima gol di Liga Inggris, di mana dua di antaranya berasal dari tendangan penalti. Performa yang dianggap melempem ini semakin mendapat sorotan setelah Arsenal menelan kekalahan dari Manchester United pada pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut, Gyokeres hanya mampu melepaskan satu percobaan tembakan dan tidak memberikan kontribusi berarti dalam serangan tim.
Kritik dari Legenda Arsenal
Legenda Arsenal, Patrick Vieira, turut mengecam performa Gyokeres yang dianggap tumpul. Vieira menyatakan kekhawatirannya terhadap Gyokeres, yang seharusnya menjadi ujung tombak serangan sebagai pemain nomor 9.
Gyokeres Bertekad Bangkit
Menghadapi tuntutan tersebut, Viktor Gyokeres bertekad untuk bangkit. Ia menantikan pertandingan melawan Leeds United di Elland Road akhir pekan ini sebagai momentum untuk bekerja lebih keras dan memaksimalkan setiap peluang yang ada menjadi gol.
“Saya menantikan setiap pertandingan. Laga tandang ini akan sulit, tetapi kami jelas berharap untuk tampil baik dan mendapatkan tiga poin penuh,” ujar Viktor Gyokeres, dilansir dari ESPN.
Ia menambahkan, “Namun saya tidak peduli pertandingan apa pun itu — saya hanya mencoba melakukan yang terbaik dan memanfaatkan peluang saya.”
Gyokeres menegaskan komitmennya untuk tim. “Kami telah bermain sangat baik sejauh ini, tetapi kami harus terus melakukan hal yang sama dan mencoba untuk hadir, bekerja keras, dan sekarang kami menantikan pertandingan hari Sabtu,” tutupnya.






