Sepakbola

Dikecam Bela Palestina, Pep Guardiola: Mengapa Saya Tidak Boleh Mengungkapkan Perasaan?

Advertisement

Jakarta – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mendapat kecaman dari komunitas Yahudi atas dukungannya terhadap Palestina. Pelatih asal Spanyol itu mengaku heran dan mempertanyakan larangan tersebut.

Guardiola sebelumnya memberikan pidato dukungan untuk anak-anak Palestina dalam sebuah acara amal di Barcelona. Ia kembali menyuarakan hal serupa dalam konferensi pers jelang laga melawan Newcastle United pada Selasa (3/2/2026).

Dukungan mengalir kepada Guardiola yang dinilai berani menyuarakan isu Palestina di tengah keheningan banyak tokoh besar. Namun, tak sedikit pula yang mengkritiknya, terutama pendukung Israel. Guardiola diminta untuk “fokus ke sepakbola” dan “lebih hati-hati dalam berbicara ke depannya”.

Menanggapi hal tersebut, Guardiola menegaskan pendiriannya. “Sejujurnya, saya tak mengatakan hal istimewa. Saya tidak merasa demikian,” ujar Guardiola pada Jumat (6/2), dikutip BBC.

“Mengapa saya tidak boleh mengungkapkan apa yang saya rasakan, hanya karena saya seorang manajer? Saya tidak setuju tetapi saya sangat menghormati semua pendapat.”

Guardiola menambahkan, ia mengutuk segala bentuk kekerasan dan pembunuhan terhadap orang yang tidak bersalah, tanpa memandang negara.

“Pada dasarnya yang saya katakan adalah berapa banyak konflik yang ada saat ini di seluruh dunia? Berapa banyak? Banyak – saya mengutuk semuanya.”

Advertisement

“Jika orang-orang yang tidak bersalah dibunuh, saya mengutuk semuanya dan tidak memilih satu yang lebih penting daripada yang lain – bukan negara ini yang lebih penting daripada negara lain.”

Ia juga menyatakan bahwa jika pesannya tidak dipahami, hal itu tidak menjadi masalah baginya.

“Apabila Anda tidak memahami pesan saya, tidak apa-apa. Saya tidak bisa mengatakan sebaliknya.”

Ketika ditanya apakah ia akan fokus berbicara soal sepak bola, Guardiola memberikan analogi.

“Oke, Anda fokus menjadi jurnalis dan Anda tidak dapat berbicara tentang ekonomi, karena Anda bukan jurnalis ekonomi.”

“(Karena) terlibat dalam sepak bola, jangan bahas ini atau itu atau itu. Itulah mengapa dunia tetap diam, itulah yang diinginkan dunia, kan? Diam, jangan mengatakan apa pun. Saya pikir justru sebaliknya, tetapi bagaimanapun, begitulah adanya,” tegas Guardiola.

Advertisement