London – Insiden keributan antara pemain Chelsea, Marc Cucurella, dan Adama Traore dari West Ham United di lapangan hijau kini telah mereda. Keduanya bahkan sempat berinteraksi dan tertawa bersama melalui layar kaca televisi, menunjukkan bahwa perselisihan tersebut hanyalah emosi sesaat di tengah pertandingan.
Awal Mula Keributan di Stamford Bridge
Peristiwa ini terjadi pada laga Chelsea melawan West Ham United di Stamford Bridge akhir pekan lalu, yang berakhir dengan kemenangan Chelsea 3-2. Ketegangan memuncak menjelang akhir pertandingan ketika perebutan bola antara Cucurella dan Traore berujung pada insiden fisik. Traore terlihat membanting Cucurella setelah kalah duel, yang kemudian memicu keributan lebih lanjut. Traore sempat menghampiri hakim garis dan mendorong pemain Chelsea, Joao Pedro, yang berujung pada kartu kuning untuknya.
Situasi semakin panas ketika rekan setim Traore, Jean-Clair Todibo, menerima kartu merah karena mencekik Joao Pedro di tengah kekacauan tersebut. Insiden ini menyoroti intensitas pertandingan yang tinggi.
Pengakuan Cucurella: Sengaja Memicu Emosi
Dalam sebuah acara televisi Spanyol, ‘FanZone’, pada Jumat (6/2/2026), Marc Cucurella akhirnya angkat bicara mengenai kejadian tersebut. Pemain jebolan akademi La Masia ini mengaku bahwa ia sengaja mencoba memancing emosi Traore, yang juga merupakan lulusan akademi Barcelona.
“Ada momen ketika saya berdiri dan merasa sangat dekat dengannya, dan saya berpikir, baiklah, saya akan mencoba mendekat untuk melihat apakah saya bisa membuat keributan,” ujar Cucurella kepada pembawa acara Gerard Romero, seperti dilansir dari Marca. Ia menambahkan, “Dia meraih saya, membanting saya ke mana pun dia bisa, dan terjadilah perkelahian besar.”
Rekonsiliasi di Layar Kaca
Yang menarik, ‘FanZone’ juga menghadirkan Adama Traore dalam acara yang sama. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh kedua pemain untuk meredakan situasi. Melalui layar kaca, mereka saling berinteraksi dan menunjukkan gestur perdamaian.
“Dia orang yang sangat baik. Semuanya tetap berada di lapangan, itu hanya emosi sesaat. Saya tak bermaksud melakukannya sungguh-sungguh,” ungkap Traore. Cucurella menimpali, “Sekarang saya tenang karena ada layar di antara kami… Namun tidak ada masalah. Semua yang terjadi tetap tinggal di lapangan,” ucapnya yang disambut tawa Traore.
Interaksi ini menunjukkan profesionalisme kedua pemain dalam mengelola perselisihan yang terjadi di lapangan, dan mengembalikan suasana menjadi lebih positif.
Video terkait pertandingan Chelsea juga tersedia, menampilkan momen-momen penting lainnya dari dunia sepak bola.






