Sosok Farida Nurhan, yang akrab disapa Omay, belakangan menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk meninggalkan platform YouTube. Food vlogger dengan jutaan subscriber ini dikenal luas berkat konten kulinernya yang khas dan latar belakang inspiratifnya sebagai mantan tenaga kerja wanita (TKW) yang sukses di dunia digital.
Perjalanan Karier dan Keputusan Pamit
Farida Nurhan memulai kariernya di YouTube pada tahun 2017. Dalam waktu singkat, ia berhasil membangun basis penonton yang besar dan meraih pendapatan signifikan dari konten-konten makanannya. Namun, pada Januari 2026, setelah hampir 10 tahun berkarya, Farida secara terbuka mengumumkan keputusannya untuk pamit dari YouTube. Ia sempat melontarkan pernyataan bernada guyonan tentang menjual akun YouTube-nya senilai Rp10 miliar, yang kemudian ia jelaskan sebagai bagian dari perpisahan dengan platform tersebut.
Keputusan untuk berhenti dari YouTube bukanlah hal yang mendadak. Farida menjelaskan bahwa keputusan ini telah dipertimbangkan selama hampir dua tahun. Ia merasa platform YouTube tidak lagi seproduktif dulu dan memilih untuk mengalihkan fokusnya ke platform lain seperti TikTok Live dan Facebook. Di platform-platform tersebut, ia berinteraksi dengan penggemarnya dan menghasilkan konten baru.
Kondisi Kesehatan dan Masalah Pribadi
Belum lama ini, Farida Nurhan sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan di awal Januari 2026. Ia harus dilarikan ke rumah sakit akibat demam tinggi yang mencapai 41-42°C, disertai kejang dan muntah. Setelah beberapa hari dirawat, ia dilaporkan mulai pulih dan kini fokus menjaga kesehatannya. Kondisi ini ia bagikan sendiri melalui unggahan di media sosial.
Di tengah kesibukannya, Farida juga sempat curhat mengenai peristiwa kekerasan yang dialami putrinya, termasuk pemukulan dan disundut rokok. Unggahan publiknya mengenai hal ini menuai simpati dari para netizen.
Penghasilan dan Rencana ke Depan
Setelah memutuskan meninggalkan YouTube, Farida Nurhan menyatakan bahwa penghasilannya justru menjadi lebih stabil. Ia mengaku mendapatkan sekitar Rp150 juta per bulan dari platform Facebook, yang kini menjadi salah satu sumber pendapatan utamanya. Mengenai kemungkinan kembali ke YouTube, Farida belum memberikan pernyataan tegas. Ia lebih menekankan fokusnya pada TikTok Live, Facebook, dan media sosial lain yang dinilai lebih sesuai dengan gaya konten dan interaksi yang diinginkannya.






