Jakarta – Nunun Lusida, seorang ibu yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan, mendesak Vicky Prasetyo untuk mengembalikan uang senilai Rp 700 juta. Uang tersebut merupakan tabungan masa tua Nunun yang rencananya akan digunakan untuk melanjutkan hidupnya. Hingga kini, Vicky Prasetyo belum memberikan respons atas permintaan tersebut. detikcom telah berupaya menghubungi Vicky Prasetyo untuk mendapatkan klarifikasi, namun belum ada tanggapan.
Nunun menuturkan, ia hanya ingin uangnya kembali untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan anak-anak. “Saya tidak minta lebih. Saya hanya ingin uang saya dikembalikan untuk kehidupan saya dan anak-anak,” ujar Nunun saat ditemui di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (16/2/2026).
Nunun merasa Vicky Prasetyo hanya memberikan janji-janji kosong terkait pengembalian dana. “Nomor rekening sudah diminta, tapi tidak ada transfer. Hanya janji-janji saja,” keluhnya.
Gaya Hidup Mewah Jadi Sorotan
Pihak Nunun dan kuasa hukumnya, James Tambunan, menyoroti gaya hidup mewah Vicky Prasetyo yang dinilai kontras dengan kondisi kliennya. James menilai ketimpangan ini semakin menyakitkan bagi Nunun.
“Klien kami ini sampai harus memikirkan biaya hidup sehari-hari. Sementara yang bersangkutan masih aktif tampil di televisi dan menjalankan berbagai usaha,” kata James.
James menegaskan bahwa kliennya telah berulang kali meminta pengembalian uang, bahkan menawarkan skema pembayaran sebagian atau dicicil. Namun, hingga kini belum ada realisasi.
Nunun Lusida mengungkapkan kekecewaannya saat melihat aktivitas dan gaya hidup Vicky Prasetyo di media sosial. Ia menilai gaya hidup sang artis sangat kontras dengan mangkirnya Vicky dalam membayar utang.
“Saya lihat di media sosial, usahanya terlihat maju, membuka bisnis, beli rumah miliaran. Tapi kenapa uang saya tidak dikembalikan?” ujar Nunun sambil menahan tangis.
Awal Mula Kasus
Kasus ini bermula ketika Nunun diminta memberikan modal sebesar Rp 700 juta kepada mantan suaminya dan Vicky Prasetyo. Nunun menuturkan, Vicky Prasetyo menjanjikan akan menggandeng mantan suaminya untuk maju dalam Pilkada 2024 sebagai calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Bandung Barat.
“Waktu itu Vicky meminta uang sebesar Rp 700 juta kepada saya. Dengan janji akan menggandengkan suami saya, dijadikan pendamping dirinya sebagai calon Wakil Bupati di Kabupaten Bandung Barat,” ujar Nunun.
Awalnya Nunun percaya karena Vicky Prasetyo berjanji akan mengembalikan dana tersebut setelah tiga hari peminjaman. Namun, hingga kini dana tersebut belum juga dikembalikan.
Rekam Jejak Politik Vicky Prasetyo
Vicky Prasetyo memiliki rekam jejak dalam dunia politik. Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) pada Pemilu Legislatif 2024 melalui daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VI, yang mencakup wilayah Kota Depok dan Kota Bekasi, diusung oleh Partai Perindo.
Selain itu, Vicky juga tercatat pernah menjadi calon Bupati Pemalang, Jawa Tengah, berpasangan dengan Muchamad Suwandi dan diusung oleh PKB.






