Berita

Andre Rosiade Desak Menteri PU Perkuat Jalur Lembah Anai Jadi Permanen

Advertisement

Tanah Datar, 29 Januari 2026 – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendesak Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk segera memperkuat jalur nasional Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, menjadi permanen. Jalur yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi ini kerap lumpuh akibat longsor.

Peninjauan Langsung dan Desakan Perbaikan Permanen

Dalam peninjauan langsung pada Rabu (28/1/2026), Andre Rosiade didampingi Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah, Bupati Tanah Datar Eka Putra, serta jajaran Balai Kementerian PU di Sumbar. Andre menekankan bahwa kondisi buka-tutup jalur Lembah Anai yang berlarut-larut tidak dapat dibiarkan karena berdampak langsung pada ekonomi dan keselamatan masyarakat.

“Ini jalur utama Padang-Bukittinggi. Kalau terganggu, dampaknya terasa ke seluruh Sumatra Barat. Karena itu penanganannya harus permanen, serius, dan tidak setengah-setengah,” ujar Andre Rosiade. Ia juga mendorong pembangunan jalan tol sebagai kebutuhan strategis untuk menyediakan jalur alternatif ketika ruas nasional Lembah Anai mengalami gangguan.

Andre menambahkan, “Jalur Lembah Anai dan Malalak adalah urat nadi ekonomi Sumatera Barat. Karena hampir setiap tahun rusak, kita dorong solusi permanen melalui jalan tol yang melewati terowongan. Insyaallah akhir 2026 mulai dikerjakan.”

Kementerian PU Pastikan Penanganan Permanen dan Solusi Jangka Panjang

Menteri PU Dody Hanggodo memastikan bahwa ruas Lembah Anai telah berfungsi kembali sejak 16 Desember 2025. Namun, penanganan tidak hanya berhenti pada solusi sementara, melainkan akan ditingkatkan menjadi konstruksi permanen.

“Pekerjaan permanen sudah dimulai. Ada bore pile, perkuatan struktur, serta penanganan tebing. Saya instruksikan agar H-7 Lebaran jalur ini sudah bisa difungsikan 24 jam penuh dua jalur, tidak lagi terbatas jam seperti sekarang,” tegas Dody Hanggodo di lokasi proyek yang dikerjakan PT Hutama Karya Indonesia (HKI).

Advertisement

Pemerintah pusat menargetkan penanganan permanen Lembah Anai selesai pada Juli 2026. Selain itu, Kementerian PU tengah mengunci rencana pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi sebagai solusi jangka panjang.

“Kami menyiapkan jalan tol dari Sicincin menuju Bukittinggi dengan terowongan sekitar 3,5 kilometer menembus bukit ini. Penanganan Lembah Anai dan pembangunan tol akan disinkronkan agar saling mendukung dan tidak saling mengganggu,” jelas Dody.

Dody juga menegaskan penguatan tebing dengan metode shotcrete serta perbaikan struktur akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk di kawasan Malala. Seluruh titik rawan longsor ditargetkan tertangani permanen paling lambat Desember 2026, termasuk penyediaan jalur alternatif.

Langkah penguatan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. “Pak Presiden memerintahkan agar ada tambahan ruas jalan. Jadi kalau jalur utama terganggu, masyarakat tetap punya akses. Ini bukan pilihan, tapi keharusan,” pungkas Dody.

Advertisement