Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Kamis (29/1/2026) kemarin, tak hanya merendam sejumlah kawasan di Jakarta, namun juga meluas ke Kota Bekasi. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sedikitnya tujuh kecamatan di Kota Bekasi kini terendam banjir.
Ketinggian air di beberapa titik bahkan dilaporkan mencapai 150 sentimeter, memaksa ratusan warga untuk segera mengungsi demi keselamatan. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi adanya pengungsian warga.
80 Jiwa Terpaksa Mengungsi
“BPBD Kota Bekasi melaporkan 80 jiwa terpaksa mengungsi,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (30/1/2026). Ia menambahkan, puluhan warga yang terdampak banjir telah mengungsi di Mushola Jamiatul Khair, Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung.
Sementara itu, jumlah rumah yang terendam banjir masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Upaya penanganan darurat terus dilakukan di lokasi-lokasi yang terdampak.
Sebaran Titik Banjir
Berdasarkan laporan BPBD Kota Bekasi, banjir merendam tujuh kecamatan, yaitu:
- Kecamatan Pondok Gede
- Kecamatan Rawalumbu
- Kecamatan Jatiasih
- Kecamatan Bekasi Utara
- Kecamatan Bekasi Barat
- Kecamatan Bekasi Timur
- Kecamatan Bekasi Selatan
Hingga kini, petugas masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir.






