Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga Jumat (30/1/2026) malam, pukul 20.00 WIB, masih terdapat 30 Rukun Tetangga (RT) di wilayah ibu kota yang terendam banjir. Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai 1,4 meter.
Sebaran Banjir di Jakarta
Wilayah Jakarta Timur menjadi daerah terparah terdampak banjir, dengan total 27 RT yang masih tergenang. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi data tersebut.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 30 RT (terendam),” ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya.
Berikut adalah rincian sebaran RT yang masih tergenang banjir:
- Jakarta Selatan: 1 RT di Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian air 30 cm. Penyebab banjir adalah curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
- Jakarta Timur: 27 RT di tiga kelurahan terdampak. Rinciannya adalah 4 RT di Kelurahan Bidara Cina, 18 RT di Kelurahan Kampung Melayu, dan 5 RT di Kelurahan Cawang. Ketinggian air di wilayah ini bervariasi antara 30 cm hingga 140 cm. Penyebabnya sama, yakni curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
- Jakarta Utara: 2 RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air 30 cm. Banjir di lokasi ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.
Lokasi Pengungsian Warga
BPBD DKI Jakarta juga telah menyediakan sejumlah lokasi pengungsian bagi warga yang rumahnya terendam banjir. Hingga kini, tercatat ratusan keluarga telah mengungsi.
Berikut adalah sebaran lokasi pengungsian:
| Lokasi Pengungsian | Jumlah Keluarga (KK) | Jumlah Jiwa |
| Kelurahan Kampung Melayu | ||
| SDN Kampung Melayu 01 dan 02 | 113 | 405 |
| Masjid Jami Itihadul Ikhwan | 54 | 171 |
| SMPN 26 Jakarta | 54 | 250 |
| Kelurahan Cawang | ||
| Saung Lapangan Tennis RW 03 | 17 | 40 |
| Musholla Al Islah | 20 | 50 |
| Kelurahan Bidara Cina | ||
| Aula Masjid Al Abror | 16 | 54 |
| SKKT | 10 | 23 |
| GOR Otista | 36 | 127 |
| SDN 05 | 6 | 50 |






