Berita

Banjir Subang Meluas ke 8 Kecamatan, 8.000 Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Hujan Deras

Advertisement

Kabupaten Subang kembali dilanda banjir yang dampaknya semakin meluas. Intensitas hujan yang tinggi memicu meluapnya debit air sungai, merendam delapan kecamatan di wilayah tersebut. Enam kecamatan yang sebelumnya terdampak kini bertambah dua, meliputi Pamanukan, Pusakanagara, Blanakan, Ciasem, Sukasari, Legonkulon, Pusakajaya, dan yang terbaru adalah Kecamatan Compreng.

Luapan Sungai Akibat Curah Hujan Tinggi

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menjelaskan bahwa meluasnya banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi secara terus-menerus. Hal ini memicu luapan debit air sungai yang langsung membanjiri permukiman warga.

“Sampai hari ini wilayah terdampak bertambah. Kecamatan Compreng yang awalnya aman, sekarang ikut terendam. Jadi total ada delapan kecamatan,” ujar Reynaldy, dilansir detikJabar, Kamis (29/1/2026).

Ribuan Rumah Terendam, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir yang merendam delapan kecamatan tersebut menyebabkan ribuan rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi hingga 1,5 meter. Akibatnya, sebanyak 8.000 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah titik aman yang telah disiapkan di setiap kecamatan.

Advertisement

Pemerintah daerah sigap mendirikan posko pelayanan dan informasi di setiap kecamatan yang terdampak. Selain itu, dapur umum juga telah didirikan untuk memastikan pasokan makanan bagi para pengungsi terpenuhi dua kali sehari.

“Kami sudah mendirikan posko dan dapur umum mandiri. Kami sediakan 8.000 porsi makanan yang dimasak oleh tim PKK, perangkat desa, dan BPBD. Semua bahannya kami siapkan,” tutur Reynaldy.

Advertisement