Barcelona harus bekerja keras untuk meraih kemenangan atas Albacete dalam laga perempat final Copa del Rey yang berlangsung pada Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. Meski unggul dua gol lebih dulu melalui Lamine Yamal dan Ronald Araujo, tim Catalan ini nyaris kecolongan setelah Javi Moreno memperkecil kedudukan di menit ke-87. Albacete bahkan sempat mengancam gawang Barcelona di sisa waktu pertandingan, namun Gerard Martin berhasil menghalau bola di garis gawang.
Dominasi Barcelona, Ancaman Albacete
Secara umum, Barcelona mendominasi penguasaan bola. Namun, Albacete yang berasal dari divisi dua berhasil menciptakan sejumlah kesempatan berbahaya melalui serangan-serangan cepat. Di sisi lain, Barcelona dinilai gagal memaksimalkan peluang-peluang bagus yang didapat menjadi gol, sehingga membuat pertandingan terasa lebih sulit dari seharusnya.
Hansi Flick Puji Perjuangan Tim
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui bahwa timnya menghadapi pertandingan yang sulit. Ia memuji mentalitas dan perjuangan para pemainnya yang terus berjuang hingga akhir, meskipun jadwal padat.
“Ini pertandingan yang sulit, kami punya banyak peluang. Saya bangga dengan tim ini karena kami main setiap tiga hari. Tim selalu siap dan selalu siaga. Kami berhak atas kemenangan ini,” ungkap Hansi Flick dikutip Mundo Deportivo.
Flick menambahkan bahwa timnya masih perlu memoles penyelesaian akhir. Namun, ia menekankan pentingnya mentalitas juang yang ditunjukkan oleh para pemainnya.
“Kami masih perlu memoles penyelesaian akhir, tapi tidak bisa tidak menyinggung mentalitas. Kalau lihat bagaimana kami main pada hari Rabu, Sabtu, dan hari ini, Selasa, tim ini selalu berjuang sampai akhir. Laga ini mesti dimenangi dan kami melakukannya.”
Ia juga mengakui kualitas Albacete sebagai tim yang patut diperhitungkan di Copa del Rey.
“Memang pertandingan turnamen seperti malam ini selalu sulit. Albacete tim yang bagus di Copa del Rey kali ini. Kami menciptakan banyak peluang dan membuangnya, dan saya rasa kami membuat pertandingan terasa lebih sulit buat diri sendiri.”






