Perayaan Cap Go Meh yang menandai berakhirnya rangkaian Tahun Baru Imlek akan jatuh pada 3 Maret 2026. Namun, tanggal tersebut dipastikan bukan merupakan hari libur nasional di Indonesia.
Cap Go Meh 2026 Jatuh pada 3 Maret
Tahun ini, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada 17 Februari 2026. Berdasarkan perhitungan Kementerian Agama (Kemenag), Cap Go Meh dirayakan pada hari ke-15 bulan pertama tahun baru Imlek. Oleh karena itu, Cap Go Meh tahun 2026 akan bertepatan pada 3 Maret 2026.
Secara harfiah, ‘Cap Go Meh’ berasal dari bahasa Hokkian yang berarti ‘malam kesepuluh’. Secara kultural, perayaan ini identik dengan berbagai atraksi menarik seperti parade barongsai dan kesenian tradisional Tionghoa lainnya, sekaligus menjadi penutup rangkaian perayaan Imlek.
Bukan Hari Libur Nasional
Meskipun merupakan perayaan penting, tanggal Cap Go Meh tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia. Aturan libur nasional dan cuti bersama hanya berlaku untuk perayaan Tahun Baru Imlek itu sendiri.
Hal ini dipertegas dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, di mana tanggal 3 Maret 2026 tidak tercantum sebagai tanggal merah.
Meskipun demikian, perayaan Cap Go Meh tetap disambut meriah di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di wilayah dengan komunitas Tionghoa yang signifikan.
Sekilas Sejarah Perayaan Cap Go Meh
Sejarah Cap Go Meh berawal dari ritual penghormatan kepada Dewa Thai Yi pada masa Dinasti Han di Tiongkok, sekitar abad ke-17. Awalnya, perayaan ini bersifat tertutup dan hanya dilaksanakan di lingkungan istana serta kalangan raja.
Seiring berjalannya waktu, setelah Dinasti Han berakhir, Cap Go Meh mulai dikenal dan dirayakan secara lebih luas oleh masyarakat umum. Kini, perayaan ini menjadi bagian penting dari tradisi etnis Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yang diisi dengan berbagai kegiatan budaya.






