Jakarta – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa buruh di depan kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/1/2026) telah usai. Situasi lalu lintas di kawasan tersebut kini dilaporkan telah kembali normal.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa buruh mulai membubarkan diri secara tertib pada pukul 13.55 WIB. Setelah para demonstran meninggalkan area, kondisi lalu lintas di sekitar Menara Thamrin berangsur pulih. Petugas kepolisian tampak berjaga dan memandu arus kendaraan yang melintas.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa ini sempat menimbulkan kemacetan di sekitar Menara Thamrin hingga ke depan Halte Transjakarta MH Thamrin. Para buruh menuntut agar pemerintah Indonesia menarik diri dari keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Mereka berpandangan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut sama saja dengan duduk bersama Israel.
“Yang pertama adalah meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia keluar dari Dewan Perdamaian Gaza atau kita kenal dengan Board of Peace Gaza,” ujar Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, di depan kantor PBB Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/1).
Adapun tiga tuntutan utama yang disuarakan oleh para buruh dalam demonstrasi di Kantor Perwakilan PBB Jakarta hari ini adalah:
- Mendukung penguatan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menciptakan perdamaian di muka bumi.
- Menolak masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP).
- Mendukung kemerdekaan Palestina tanpa campur tangan Israel.






